Selain itu, beberapa pengurus melakukan pendekatan pribadi mengajak warga lainnya untuk ikut belajar. Sekarang memang sudah tidak bisa lagi sarapan dan olah raga bersama, tetapi kegiatan belajar tetap berlanjut. Sejak bergulir pada tahun 2016, sekarang ada sekitar 40 warga yang aktif ikut belajar.
Baca juga : Pemkot Bogor Hentikan Simulasi PTM
Sekitar 10 orang tergolong sudah mampu baca Al Quran dengan baik dan benar. “Kepada mereka kami menawarkan untuk nantinya bergantian menjadi imam shalat,” lanjutnya. Sedangkan bagi pemula ada kelas khusus dan kini ada sekitar 10 orang peserta. Kegiatan ini berlangsung secara swadaya. Pengurus DKM hanya mengeluarkan Rp 600 ribu per bulan untuk mendukung kegiatan dan selebihnya merupakan infaq dan sedekah para peserta.
Dengan adanya program Bogor Mengaji, kini giliran kaum ibu yang tergerak aktif. “Alhamdulillah pesertanya mencapai target, bahkan ada sekitar 10 orang yang masuk waiting list,” kata Adi. Mereka akan mendapatkan bantuan melalui program mandiri yang pengelolaannya oleh DKM. Kelas ibu-ibu ini rencananya akan tetap berlanjut, kendati pun program Bogor Mengaji nanti sudah selesai. “Tapi saya berharap Bogor Mengaji bisa terus berlanjut, karena pengajarnya berkualitas dan memakai metode yang bagus,” katanya.
Sahib juga menyampaikan harapan yang sama. Bahkan ia mengusulkan agar program ini mendapat dukungan APBD, karena kegiatan ini merupakan stimulan supaya warga kelak bergerak secara mandiri.
“Ke depan program ini juga perlu dukungan dengan melibatkan pesantren atau lembaga dakwah dalam hal pengadaan pengajarnya atau pelayanan belajar privat bagi mereka yang memerlukan,” ucapnya.
Ia yakin banyak pihak yang memiliki sumberdaya memadai untuk membantu dan mendukung gerakan mengajak warga mau belajar baca Al Quran.
Lebih lanjut Sahib mengingatkan, “Ini gerakan amal jariyah, sehingga selayaknya mendapat dukungan dari siapapun agar ke depan tidak ada lagi kaum muslim yang tidak bisa baca Al Quran. Di ranah ini, segala sesuatunya memang tidak bisa tertangani sendiri oleh pemerintah. Maka mari beramal dengan mendukung Bogor Mengaji berjalan sukses,” pungkasnya. (Adv)












