BOGOR, Kobra Post Online – Infrastruktur jalan di Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Jalan Saleh Danasasmita, tepatnya jalur sepeda motor di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kembali mengalami retakan serius dan penurunan kontur tanah, meski belum genap setahun dibangun.
Kerusakan tersebut diduga kuat dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Bogor selama dua hari terakhir. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan potensi longsor susulan atau amblasnya badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengendara.
Dedie Rachim Turun Tangan, Jalur Ditutup Sementara
Menanggapi kondisi darurat tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, langsung menginstruksikan jajaran teknis untuk melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi. Demi keselamatan pengguna jalan, jalur motor di kawasan tersebut ditutup sementara.
“Hari ini saya minta tim teknis mengecek sejauh mana kondisi retakan. Selama pengecekan, jalur kita tutup dulu. Jika dinyatakan aman, akan segera diperbaiki dan dibuka kembali,” ujar Dedie Rachim, Jumat (30/1).
Penutupan jalur dilakukan agar tim ahli dapat memeriksa stabilitas tanah di bawah lapisan aspal, yang dinilai mengalami penurunan akibat hujan deras.
Perlu Turap atau Cukup Diaspal?
Penurunan kontur tanah menjadi indikator penting bagi Pemerintah Kota Bogor untuk menentukan langkah penanganan. Opsi perbaikan bisa berupa penguatan struktur (turap) atau hanya perbaikan aspal, tergantung hasil kajian teknis.
Dedie menegaskan, pembukaan kembali jalan sangat bergantung pada hasil penilaian keamanan. Jika dinilai tidak membahayakan, perbaikan akan dipercepat agar mobilitas warga Bogor Selatan tidak terganggu terlalu lama.
Warga Diimbau Waspada, Gunakan Jalur Alternatif
Mengingat lokasi Jalan Saleh Danasasmita berada di wilayah dengan topografi dinamis dan rawan pergerakan tanah, masyarakat diimbau untuk ekstra waspada, terutama saat hujan lebat. Pengendara sepeda motor sementara dialihkan ke jalur alternatif.
Pemkot Bogor memastikan akan terus memantau titik-titik rawan bencana di seluruh wilayah guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem terhadap akses jalan warga.
Sekda: Tunggu Hasil Kajian Balai Teknik
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, yang turut meninjau lokasi retakan, menyatakan bahwa perbaikan jalan akan dilakukan setelah melalui uji teknis mendalam.
“Untuk menjaga keselamatan masyarakat, sementara jalan ini ditutup dulu,” kata Denny.
Ia menjelaskan, proses perbaikan menunggu hasil kajian Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung yang akan menilai kondisi struktur tanah di sekitar jalan tersebut.
“Jika hasil pengujian dinyatakan aman dan cuaca mendukung, baru jalan akan dibuka kembali,” ujarnya.
Trase Jalan Baru Ditargetkan Segera Dibangun
Selain perbaikan darurat, Denny juga mengungkapkan bahwa pembangunan jalan trase baru yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat saat ini masih dalam tahap administrasi dan teknis oleh Pemprov Jabar.
“Diharapkan prosesnya bisa segera rampung sehingga pembangunan jalan baru dapat segera direalisasikan,” pungkasnya.









