Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Bacawalkot Dokter Raendi Rayendra Resmi Kantongi KTA PDI Perjuangan

29
×

Bacawalkot Dokter Raendi Rayendra Resmi Kantongi KTA PDI Perjuangan

Sebarkan artikel ini
Penyerahan KTA PDI Perjuangan.

BOGOR, Kobra Post Online – Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot) Bogor, dokter Raendi Rayendra resmi mengantongi Kartu Keanggotaan (KTA) PDI Perjuangan.

Bacawalkot bertagline Bogor Glowing itu menerima KTA yang diserahkan langsung oleh ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat pada Rabu (5/6).

Penyerahan KTA disaksikan sejumlah elit partai, antara lain Ketua DPD Jawa Barat, Ono Surono, Sekretaris DPC Kota Bogor, Atty Somaddikarya dan pengurus DPC dan DPD lainnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata mengatakan, dengan bergabungnya dokter Rayendra memperbesar peluang untuk bisa mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk maju sebagai Calon Wali Kota Bogor.

Baca juga: Pemprov Jabar Terjunkan 1.360 Petugas Pemeriksaan Hewan kurban

Namun, Ia menyebut sebelum surat rekomendasi tersebut turun, dr Rayendra harus menyelesaikan tugasnya terlebih dulu setelah DPP PDI Perjuangan memberikan surat tugas.

“Surat tugas yang akrab diberikan kepada Rayendra yaitu konsolidasi internal partai, kemudian melakukan komunikasi dengan partai-partai lain,” jelas Dadang.

Lanjut Dadang, PDI Perjuangan yang hanya meraih 6 kursi di DPRD Kota Bogor pada pemilu 2024, harus berkoalisi dengan partai lain untuk mendapatkan tiket maju sebagai kontestan Pilwalkot 2024.

Kemudian, lanjut dia, dr Rayendra harus mencari pasangannya sebagai calon wakilnya.

Baca juga: 13 Balon Wali Kota Bogor Daftar ke PDIP

Dadang juga menekankan, dr Rayendra bisa membuktikan tingkat elektabilitas dan popularitasnya bisa meningkat beberapa waktu kedepan.

“Kita berharap bisa memimpin popularitas dan elektabilitas sebelum rekomendasi dari DPP partai diturunkan,” ujarnya.

Menurut Dadang, tidak menutup kemungkinan tidak diberikan surat rekomendasi jika Rayendra  tidak bisa menyelesaikan tugas yang harus dijalankan oleh DPP PDI Perjuangan, atau hasil surveynya tidak sesuai dengan harapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *