Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Anak Wanitanya Hilang Usai Menikah, Yudi Curigai Teman Sekantor

3486
×

Anak Wanitanya Hilang Usai Menikah, Yudi Curigai Teman Sekantor

Sebarkan artikel ini
hilang.
Ayah Anggi, Yudi Suhendar.

Anggi ini, sambung Yudi, bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Jakarta. Maka dari itu, keluarga menyusul ke sana dan menanyakan ke teman dari Anggi yang bernama Dewi.

“Kenapa kita curiga ke Dewi, sebelum akad yang nemenin Anggi selama dua malam itu dia. Saya mau tanya anak saya curhat apa, ngomong apa ke dia. Namun dari penjelasan Dewi ini tidak mengetahui. Tetapi, saya lihat dari mata, gestur tubuh orang ketakutan kan beda,” bebernya.

Selain Dewi, pihak keluarga telah menanyakan kepada mantan kekasihnya. Sama dengan jawaban Dewi, sang mantan tidak mengetahui keberadaan Anggi.

“Cuma yang menghubungkan Anggi kepada seorang lelaki di satu perusahaan yaitu Dewi. Dewi ini kalau tidak salah orang Medan, namun saya belum tau pasti rumahnya di mana,” ucapnya.

Baca juga: Niat Daftar PTSL, Warga Tigaraksa Malah Kehilangan Lahan

Diketahui, sebelum menikah, Anggi telah menjalin hubungan dengan teman sekantornya yang dikenalkan oleh Dewi. Sayangnya, pria yang masih belum diketahui namanya ini berbeda agama dengan Anggi.

“Jadi sebelum anak saya kenal dengan suaminya yang sekarang, dia pernah cerita bahwa Anggi pernah dekat dengan laki-laki ini. Laki-laki ini ingin menjalin hubungan serius tetapi berbeda agama kata dia. Saya sebagai orang tua, yang namanya beda agama saya menyarankan jangan,” terangnya.

Sebelum menikah, lanjut Ayah Anggi, tidak ada gelagat aneh, nampak biasa saja. Bahkan, Anggi mengenalkan suaminya kepada orang tuanya. Ia memastikan, tidak ada perjodohan.

“Anggi yang ngenalin ke saya, bahkan sampai bilang ke saya dan istri saya,” imbuhnya.

Baca juga: Ibu dan Anak Hilang di Bogor Bukan Diculik, Ini Penjelasan Kapolres Bogor

Yudi berharap, agar pihak kepolisian dapat membantu pencarian anaknya agar cepat ditemukan dengan keadaan selamat jasmani dan rohani.

“Jika Anggi di sana melihat pemberitaan, kami di sini tetap menunggu. Ayo nak cepat pulang keluarga di sini khawatir dan menunggu Anggi. Jika ada masalah kita obrolkan bareng-bareng,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *