BOGOR, Kobra Post Online — Universitas Nusa Bangsa (UNB) terus mengembangkan inovasi kewirausahaan melalui penguatan ekosistem usaha berbasis hasil penelitian. Salah satu langkah konkretnya dilakukan dengan mengembangkan tepung talas Febi521 sebagai produk hasil hilirisasi riset kampus.
Pengembangan tersebut ditandai dengan peresmian Inkubator Bisnis sebagai unit dari Badan Pengelola Usaha (BPU) Universitas Nusa Bangsa di Kampus UNB, Kamis (17/9/2026).
Kehadiran BPU tidak hanya diarahkan sebagai unit pengelola usaha. BPU juga menjadi wadah untuk mempertemukan potensi akademik dan penelitian dengan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha.
Melalui konsep tersebut, hasil riset yang lahir dari lingkungan kampus didorong agar tidak berhenti sebagai produk akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan manfaat ekonomi.
Wakil Rektor II UNB sekaligus Pengarah BPU, Sunraizal, SE, MM, menjelaskan bahwa pembentukan BPU merupakan bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.
Menurutnya, BPU diharapkan dapat menjadi jembatan antara inovator di bidang pendidikan dan penelitian dengan dunia usaha.
UNB Kembangkan Talas Febi521 Menjadi Tepung

Salah satu bentuk konkret hilirisasi yang dilakukan BPU adalah pengembangan Talas Febi521, hasil penelitian Dra. Febi Nurilmala, M.Si., dosen Program Studi Biologi Universitas Nusa Bangsa.
Talas Febi521 menjadi salah satu produk awal yang akan dikembangkan BPU melalui skema hilirisasi, selain komoditas sawit.
Dalam pengembangannya, BPU akan memproduksi tepung Talas Febi521 yang selanjutnya dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, seperti eggroll, brownies, dan aneka produk olahan lainnya.
Produk tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas.
“Ini adalah peluang untuk memperluas pasar mancanegara hingga ke Maldives,” papar Sunraizal.
Pengembangan tepung talas tersebut menjadi bagian dari upaya UNB untuk memberikan nilai tambah terhadap hasil penelitian sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi kampus.
UNB Gandeng PT Megah Kreasi Indonesia

Dukungan terhadap pengembangan ekosistem kewirausahaan UNB ditunjukkan melalui peresmian BPU oleh Ketua Yayasan PKMK Nusantara, Ir. Doddy Imron Cholid, MS.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Nusa Bangsa dengan PT Megah Kreasi Indonesia (MKI).
Selain itu, dilakukan Perjanjian Kerja Sama Pendirian Usaha Penepungan antara BPU Universitas Nusa Bangsa dengan PT MKI.
Sunraizal mengatakan, kerja sama dengan PT Megah Kreasi Indonesia merupakan bagian dari upaya UNB memperluas jejaring dan membangun kolaborasi dengan dunia usaha.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan berbagai potensi yang dimiliki Universitas Nusa Bangsa, termasuk hasil penelitian yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk komersial.
BPU UNB Dorong Ekosistem Usaha Kampus

Menurut Sunraizal, keberadaan BPU memiliki tujuan yang lebih luas, yakni meningkatkan generate income sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang tetap terhubung dengan fungsi utama perguruan tinggi.
Dengan model tersebut, kampus tidak hanya menjadi tempat lahirnya pengetahuan dan hasil penelitian, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan hasil penelitian menjadi inovasi yang dapat diterapkan dan memiliki nilai ekonomi.
Sementara itu, Rektor Universitas Nusa Bangsa yang diwakili Prof. Dr. Ucu Cahyana, M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran Inkubator Bisnis sebagai unit BPU UNB merupakan bagian dari reformasi tata kelola universitas.
Ucu mengatakan, pendirian BPU bertujuan mendukung kegiatan akademik maupun nonakademik. Kedua bidang tersebut diharapkan dapat saling bersinergi dalam membangun ekosistem universitas.
Pada bidang akademik, BPU akan mengembangkan berbagai kegiatan, termasuk pelatihan dan sertifikasi.
Sementara pada bidang nonakademik, sejumlah unit usaha seperti kafe, auditorium, dan supermarket akan dikembangkan serta dikelola sebagai bagian dari ekosistem usaha Universitas Nusa Bangsa.
Koperasi Jadi Bagian Ekosistem Usaha UNB

Biro Humas UNB, Agus Pranamulya, menambahkan bahwa sebelumnya di lingkungan Kampus UNB juga telah berdiri Koperasi Konsumen Civitas Akademika UNB.
Koperasi tersebut menjadi bagian dari ekosistem usaha universitas dengan anggota yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan.
“Insya Allah UNB akan menjadi pusat inovasi dalam berbagai kehidupan yang berguna bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Setelah prosesi peresmian, Wakil Rektor bersama para undangan mengunjungi lokasi pengolahan talas yang berada di area Kampus Universitas Nusa Bangsa.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengenalan pengembangan tepung Talas Febi521 sebagai salah satu produk awal dalam program hilirisasi dan kewirausahaan Universitas Nusa Bangsa.












