Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Wali Kota Bogor Lantik Jajaran Direksi Perumda PPJ, Jenal Abidin Jadi Dirut

138
×

Wali Kota Bogor Lantik Jajaran Direksi Perumda PPJ, Jenal Abidin Jadi Dirut

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bogor, Bima Arya melantik jajaran Direksi Perumda PPJ Kota Bogor periode 2024-2029.

BOGOR, Kobra Post Online – Wali Kota Bogor, Bima Arya melantik jajaran Direksi Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor periode 2024-2029 di Pasar Jambu Dua, Rabu (6/3).

Pelantikan jajaran direksi Perumda PPJ ini setelah melalui proses seleksi. Dari tiga direksi yang dilantik, posisi Direktur Utama (Dirut) dipercayakan kepada Jenal Abidin, sedangkan posisi Direktur Umum (Dirum) kepada Samsudin, dan Direktur Operasional (Dirops) kepada Abdul Haris Maraden.

Bima Arya mengatakan, ada dua sosok internal yakni Jenal Abidin yang semula menjabat Direktur Umum (Dirum), dan Haris Maraden sebelumnya manager.

“Jadi saya ingin ada sistem kaderisasi, karena biar paham kondisi pasar seperti apa,” ucapnya kepada wartawan seusai pelantikan di Bogor.

Bima juga menyebut bahwa dirinya memilih sosok eksternal yakni Samsudin, lantaran dinilai memiliki pengalaman dalam membangun komunikasi dengan semua stakeholder maupun masyarakat. Dan memiliki kemampuan sosialisasi serta membangun sistem.

Selain itu, Bima meminta direksi yang baru untuk segera berakselerasi. Terutama dengan prioritas memproses revitalisasi pasar yang sudah di rencanakan sebelumnya.

“Saya minta direksi dapat membangun komunikasi sebaik-baiknya untuk pedagang, tidak ada yang di pinggirkan, tidak ada yang di rugikan, pedagang harus dimuliakan, serta komunikasi dengan pengembang dan pengelola pasar harus terbagun. Agar pedagang betul-betul mendapatkan fasilitas yang layak sehingga nyaman di tempat yang baru,” tandasnya.

Baca juga: Dibawah Kepemimpinan Bima-Dedie, Kota Bogor 2 Kali Raih Adipura

Menjelang bulan suci Ramadan, Bima meminta direksi yang baru agar terus memonitor stabilitas harga. Terutama harga beras sebab komoditi itu yang menjadi fokus agar bisa mengantisipasi apabila terjadi kekurangan stok.

“Dalam waktu dekat direksi baru harus segera bisa akselerasi, segera proses beauty contest untuk Plaza Bogor dan mendorong agar tempat ini Pasar Jambu Dua serta Sukasari agar bisa selesai tepat waktu,” pintanya.

“Jadi tidak berlama-lama, kalaupun ada yang belum disepakati segera dilakukan pembicaraan-pembicaraan dengan pedagang maupun pengembang,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *