BOGOR, Kobra Post Online – Suasana penuh suka cita terlihat di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (20/9).
Warga bergembira karena di wilayahnya kini sudah ada Kepala Desa baru yang dipilih melalui Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Sukajaya.
Dari hasil penghitungan suara, terpilih sebagai Kepala Desa (Kades) Sukajaya yaitu Topik Hamid yang berhasil mengantongi 107 suara dari 126 orang yang tercatat sebagai hak pilih.
Seusai terpilih ucapan selamat kepada Topik Hamid mengalir dari tokoh masyarakat dan pemuda. Warga pun berharap kepada Kades yang baru agar bisa membawa perubahan positif sekaligus melanjutkan pembangunan yang sudah dilaksanakan kades sebelumnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadi Jana menyampaikan apresiasi atas suksesnya pemilihan PAW Kepala Desa Sukajaya.
“Selamat kepada saudara Topik Hamid, semoga dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta merangkul seluruh elemen masyarakat di Desa Sukajaya,” kata Hadi Jana.
Baca juga: Benahi Infrastruktur, Pemdes Sukajaya Bangun TPT dan Betonisasi Jalan Lingkungan
Di sisi lain, Camat Tamansari Yudi Hartono menegaskan bahwa kepala desa terpilih adalah pemimpin bagi seluruh warga tanpa kecuali.
“Kami ucapkan selamat kepada Pak Topik Hamid. Namun saya ingin mengingatkan kepada saudara bahwa pemimpin bukan hanya milik satu golongan, tetapi milik seluruh masyarakat,” ujar Yudi Hartono.
Sementara itu Kades terpilih Topik Hamid menyampaikan rasa syukur karena dirinya diamanahkan untuk memimpin Desa Sukajaya.
“Saya berkomitmen untuk terus membangun serta memajukan desa dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegas Hamid yang akrab disapa Abo.
“Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan masyarakat Sukajaya dan untuk ke depannya saya akan bekerja keras. Tidak hanya sekedar membangun infrastruktur desa tapi mengubah pola pikir masyarakat untuk maju ke depan, sekaligus meningkatkan SDMnya,” kata Abo.
Ia pun berjanji akan memperbaiki birokrasi serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk kesejahteraan masyarakat.









