Sepanjang jalan warga Kota Bogor menyambut dengan suka cita, terutama anak-anak sekolah yang berbaris di sisi Jalan Ir H Juanda dan Jalan Otto Iskandar Dinata.
Dalam kesempatan itu Wali Kota Bima juga turun dari mobil dan berlari agar anak-anak sekolah bisa melihat dari dekat piala Adipura yang dinantikan sejak 1995 ini.
Pawai ini ingin warga yang sebelumnya tidak tahu apa itu Anugerah Piala Adipura menjadi tahu, serta menjadi semakin bangga atas kebersihan Kota Bogor.
“Jadi itu target kita melakukan pawai. Memberikan inspirasi, edukasi dan menyemangati. Saya titip Adipura ini jangan pergi lagi dan kita targetkan Adipura Kencana,” kata Bima Arya.

Menurutnya, Adipura ini merupakan instrumen kebijakan yang telah melalui perubahan dan pengembangan, sehingga harapannya dapat terciptanya instrumen yang baik dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang bersih teduh dan berkelanjutan.
“Semoga ini menjadi inspirasi untuk terus memberikan inovasi yang tak berhenti untuk menguatkan konsep green economy, sirkular ekonomi yang menjadikan Bogor sebagai kota yang betul-betul hijau dan ramah lingkungan,” ucapnya.
Pemberian Anugerah Adipura dan Puncak Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini secara simbolis dibuka Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Ma’ruf Amin yang diawali dengan pemberian Anugerah Adipura Kencana.
“Saya menyambut baik penyelenggaraan penghargaan Adipura sebagai salah satu medium affirmative atas upaya mewujudkan peningkatan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan di Indonesia. Saya harapkan program ini dapat terus diperkaya dengan ragam inovasi sehingga mampu menyesuaikan dengan dinamika zaman serta perubahan arah kebijakan,” katanya.









