Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Sopir Angkot Demo, DPRD Akan Tindaklanjuti Aspirasi Pendemo

887
×

Sopir Angkot Demo, DPRD Akan Tindaklanjuti Aspirasi Pendemo

Sebarkan artikel ini
demo sopir angkot

BOGOR, Kobra Post Online – Setelah melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota Bogor, ratusan sopir angkot (angkutan kota) menyampaikan aspirasinya di Kantor DPRD Kota Bogor, Senin (17/4). Mereka menuntut agar Biskita segera ditentukan tarifnya.

Tidak lama setelah menyampaikan orasi, para sopir angkot dari berbagai trayek di Kota Bogor ini pun diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, anggota Komisi I, H. Mulyadi dan anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Safrudin Bima untuk melakukan audiensi di ruang Serbaguna.

Dalam audiensi itu, salah satu sopir angkutan kota, Ruli menyampaikan tuntutan untuk segera menetapkan tarif Biskita ditujukan agar terdapat persaingan usaha yang sehat.

“Kalau Biskita gratis, sedangkan kita berbayar, tentu warga memilih yang gratis. Makanya kami menuntut DPRD Kota Bogor agar segera mendorong Pemkot untuk menetapkan tarif Biskita,” ujarnya.

Tak hanya itu, keberadaan Biskita yang berada di jalur trayek yang sama dengan angkot juga disinyalir menjadi persoalan bagi para sopir angkutan kota.

Meski dahulu sempat ada transportasi serupa seperti Biskita yakni Trans Pakuan, namun keberadaannya menurut Ruli tidak mengganggu keberlangsungan operasional angkot. Sebab, selain memiliki trayek yang berbeda, masyarakat juga dikenakan tarif.

Sehingga mereka pun menuntut, jika Biskita tidak dikenakan tarif, maka harus diberhentikan operasionalnya.

“Kami meminta agar DPRD mendorong kepada pihak yang berkompeten agar Biskita segera berbayar. Dengan catatan jika tidak berbayar agar di stop operasionalnya,” tutupnya.

Baca juga: Minta Berlakukan Tarif BisKita, Ratusan Sopir Angkot Geruduk Balai Kota Bogor
Ruang serbaguna DPRD Kota Bogor

Menanggapi tuntutan sopir angkutan kota itu, Heri Cahyono menekankan akan menampung dan menindaklanjuti aspirasi mereka. Meski para sopir angkot sudah menyampaikan tuntutannya kepada Wali Kota secara langsung, namun Heri memastikan fungsi pengawasan di DPRD Kota Bogor akan dimaksimalkan.

“Saya akan perkuat keinginan sopir angkot semua agar masalahnya bisa terselesaikan dan ditemukan jalan keluarnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *