Sikapi Tawuran Pelajar, Muspida Kota Bogor Kumpulkan Kepsek

oleh -2.349 views
Ilustrasi Tawuran Pelajar
Foto : Ilustrasi Tawuran Pelajar

BOGOR, Kobrapostonline.com – Walikota Bogor Bima Arya bersama jajaran Muspida Kota Bogor mengumpulkan para Kepala SMA, SMK se Kota Bogor dalam rapat koordinasi (rakor) di Balaikota Bogor, Senin (27/1/2020) pagi. 

Rakor tersebut guna menyikapi kenakalan dan aksi tawuran pelajar yang kembali marak di Kota Bogor. Hadir dalam rakor Wakil Walikota Bogor Dedie A.Rachim, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dan Kadisdik Fahrudin, KCD, dan instansi terkait lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Fahrudin mengatakan, seluruh jajaran akan segera bersinergi dalam menanggulangi tawuran dan kekerasan dikalangan oknum pelajar.

Fahmi sapaan akrab Kadisdik menegaskan, apa yang disepakati dalam rakor diharapkan dapat menghilangkan egosentris pelajar yang disinyalir menjadi faktor penyebab terjadinya aksi tawuran dan kekerasan yang akhir-akhir ini sudah dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Tawuran pelajar di Kota Bogor dalam sepekan terakhir telah menewaskan seorang pelajar. Terakhir kejadian di Jalan RE Martadinata Kecamatan Bogor Tengah pada Sabtu (25/1/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dua kelompok pelajar terlibat tawuran menggunakan senjata tajam sehingga menewaskan pelajar SMK Taruna Terpadu 1 (Bogor Center School) berinisial DA (17). Korban meninggal setelah terkena tusukan di punggungnya.

Sebelumnya, tawuran antar pelajar juga sempat terjadi di Jalan Raya Tumenggung Wiradireja, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Selasa (21/1/2020) malam.

Baca juga : Proyek Rehabilitasi Bertingkat SDN Lumpang 02 Parung Panjang Ambruk

Dalam kejadian tersebut, tiga pelajar dibawa ke rumah sakit karena luka tebasan senjata tajam. Bahkan satu pelajar berinisial WA (17) dirawat intensif dan dirujuk ke RSCM karena tangan kanannya putus disabet celurit.

Berikut beberapa poin dalam rakor : 

  1. Semua sekolah di wilayah hukum Kota Bogor harus menjamin siswanya tidak terlibat aksi tawuran.
  2. Sekolah harus lebih tanggap dan quick respon terhadap informasi yang diberikan Satgas Pelajar dan Kepolisian.
  3. Kepolisian siap memback up sepenuhnya kegiatan Satgas Pelajar dalam menangani oknum pelajar dan penyederhanaan prosedur dalam kasus khusus ini.
  4. Seluruh jajaran Polresta Bogor Kota bersama Satgas Pelajar siap cegah terjadinya aksi tawuran dan kekerasan serta siap turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan pembinaan.
  5. Walikota Bogor, Kapolresta Bogor Kota siap bersama jajarannya siap turun ke sekolah dalam melakukan pembinaan dan patroli secara intensif.

Reporter : Yaso

Editor : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *