BOGOR, Kobra Post Online – Mayapada Hospital Bogor yang berlokasi di Jalan Pajajaran Indah V, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor melakukan perubahan dan pembaharuan demi mengoptimalkan pelayanan kesehatan.
Salah satu jaringan Mayapada Healt Care Group ini merupakan eks Bogor Medical Centre (BMC) yang diakuisisi sejak tahun 2017 lalu.
“Saat ini kita tengah melakukan perubahan dan pembaharuan. Mulai dari penambahan dokter spesialis dan subspesialis, renovasi menyeluruh dan perluasan ruang untuk berbagai layanan rawat jalan dan rawat inap. Termasuk juga IGD (Instalasi Gawat Darurat),” ungkap Chairman dan CEO Mayapada Healtcare Group, Jonathan Tahir saat relaunching Mayapada Hospital Bogor, Kamis (7/3).
Selain itu, lanjut Jonathan, pihaknya juga melakukan pembaruan alat medis dengan teknologi terkini untuk penanganan berbagai kasus kompleks. Serta integrasi tata ruang untuk pemeriksaan medical checkup agar terhubung dengan semua poli spesialis.
“Kita juga menambah alat kesehatan berstandar internasional seperti Cath Lab (kateteri jantung),” katanya.
Menurutnya sebelum relaunching, Mayapada Hospital Bogor cukup kesulitan menerima banyaknya pasien yang datang sehingga tidak tertangani.
“Sebelum membangun ruangan baru, banyak pasien yang terpaksa kita tolak karena keterbatasan kamar dan alat kesehatan. Tapi kini, kita berharap rumah sakit ini dapat menjadi rujukan masyarakat Kota Bogor ketika berobat,” ucapnya.
Jonathan membeberkan, saat ini Mayapada Hospital Bogor memiliki lima keunggulan. Mulai dari Cardiovascular Center dan Tahir Neurosciene Center yang ditujukan untuk penaganan jantung serta saraf. Lalu, ada layanan Ortopedi untuk kesehatan tulang, layanan ibu dan anak, serta penyakit dalam.
“Untuk menunjang tim dokter multidisiplin dalam menangani kasus-kasus kompleks lainnya, kami juga melakukan pembaruan ruang operasi, dan ruang penunjang pemeriksaan lainnya,” ungkapnya.
Untuk memberikan pelayanan terbaiknya, rumah sakit ini siap menerima pasien BPJS dan rujukan dari rumah sakit lain. Selain itu, juga terkoneksi dengan unit Mayapada yang berlokasi di Bandung, sehingga bisa melayani masyarakat yang berada di luar Kota Bogor.
Baca juga: 12 Cara Mengatasi Dehidrasi Saat Berpuasa

Untuk mengetahui rekam jejak penyakit pasien, sambung Jonathan, pihaknya juga meluncurkan satu aplikasi yang terintegrasi dengan aplikasi Kementerian Kesehatan yaitu Satu Sehat.
“Semoga langkah ini dapat semakin melengkapi tim multidisiplin di Mayapada Hospital Bogor dan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya,” harapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengapresiasi relaunching Mayapada Hospital Bogor ini. Menurutnya, dengan adanya pembaharuan yang dilakukan, diharapkan bisa menekan angka kematian yang ditimbulkan dari penyakit kronis.
“Kota Bogor masih terus berjuang untuk meningkatkan pelayanan untuk penyakit yang mematikan seperti kanker dan stroke. Tentu adanya Mayapada Hospital ini bagi kami meringankan beban itu,” kata Bima Arya.






