BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia resmi membangun proyek strategis nasional berupa Gene Bank (Bank Genomik Nasional) di kawasan RS Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM), Kota Bogor. Gene Bank Nasional RSMM Bogor resmi dibangun pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai proyek strategis nasional berbasis genomik.
Proyek prestisius ini menjadi tonggak baru transformasi sistem kesehatan Indonesia menuju era precision medicine atau pengobatan presisi berbasis genetik.
Fasilitas yang berada di bawah pengelolaan Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) tersebut ditargetkan rampung pada awal 2027 dan digadang-gadang menjadi pusat penyimpanan serta pengolahan data genom terbesar di Indonesia.
Gene Bank Nasional RSMM Bogor dan Transformasi Sistem Kesehatan
Pembangunan Gene Bank Nasional RSMM Bogor merupakan bagian dari agenda transformasi kesehatan nasional, khususnya dalam penguatan layanan diagnostik molekuler, riset biomedis, serta pengembangan terapi berbasis genetika.
Ke depan, kawasan RSMM juga direncanakan menjadi lokasi pembangunan Rumah Sakit Pendidikan IPB. Dengan pengembangan tersebut, kompleks RS Marzoeki Mahdi akan bertransformasi menjadi Pusat Kesehatan Jiwa Nasional sekaligus pusat riset dan pelayanan kesehatan berbasis genomik.
Pemerintah Kota Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap proyek strategis ini. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan pembangunan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Dampak Gene Bank Nasional RSMM Bogor bagi Precision Medicine
Beberapa dampak teknis seperti tanah urugan yang mengotori jalan serta kebisingan akibat pekerjaan malam hari telah diantisipasi. Pihak pelaksana proyek menyediakan fasilitas washing bay untuk membersihkan kendaraan proyek sebelum keluar area, serta melakukan penyesuaian jam kerja demi menjaga kenyamanan warga.
Apa Itu Gene Bank?
Gene Bank merupakan fasilitas penyimpanan spesimen biologis manusia, seperti darah dan jaringan, yang dimanfaatkan untuk kepentingan riset dan pelayanan kesehatan berbasis genetika.
Sebagai negara dengan tingkat keragaman genetik yang sangat tinggi, Indonesia dinilai perlu memiliki pusat data genom nasional. Melalui fasilitas ini, pemerintah mendorong penerapan precision medicine, yakni metode pengobatan yang disesuaikan dengan profil genetik masing-masing pasien.
Pendekatan ini diyakini mampu:
- Meningkatkan akurasi diagnosis
- Menentukan terapi yang lebih tepat sasaran
- Meminimalkan efek samping obat
- Meningkatkan kualitas serta efisiensi layanan kesehatan
Dirut RSMM: Siap Jadi Pusat Rujukan Nasional
Direktur Utama RSMM, Nova Riyanti Yusuf, memaparkan progres pembangunan Gedung Laboratorium Genomik yang kini tengah dikebut penyelesaiannya di kawasan rumah sakit di Jalan Dr. Sumeru, Kota Bogor.
Menurut Nova, pembangunan laboratorium genomik ini merupakan bagian dari transformasi besar layanan kesehatan di RSMM.
“Laboratorium genomik ini dirancang untuk mendukung deteksi dini berbagai penyakit, pengembangan terapi berbasis genetik, serta peningkatan kapasitas penelitian, termasuk dalam bidang kesehatan jiwa,” ujarnya.
Ia menegaskan, gedung tersebut dibangun dengan standar teknologi terkini serta sistem keamanan laboratorium yang memenuhi regulasi nasional. Dengan fasilitas tersebut, RSMM diharapkan mampu menjadi pusat rujukan nasional dalam pengembangan riset genomik.
Sebagai rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan, RSMM tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan jiwa, tetapi juga terus mengembangkan inovasi medis berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan progres pembangunan yang menunjukkan perkembangan signifikan, manajemen RSMM optimistis fasilitas tersebut dapat segera beroperasi sesuai target dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta dunia medis Indonesia.
Langkah besar ini menandai komitmen Indonesia dalam memperkuat kemandirian riset kesehatan sekaligus menempatkan sains dan teknologi sebagai fondasi utama pelayanan medis masa depan.
Kehadiran Gene Bank Nasional RSMM Bogor menjadi simbol kesiapan Indonesia memasuki era pengobatan presisi berbasis data genetik.
Dengan basis populasi besar dan keragaman genetik tinggi, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan riset genomik yang kompetitif di tingkat global.
Fasilitas ini diharapkan memperkuat kemandirian bangsa dalam bidang bioteknologi serta mengurangi ketergantungan terhadap layanan analisis genetik dari luar negeri.








