Kapolsek menjelaskan, gerombolan tersebut berhamburan usai dikejar. Kemudian Aiptu Ruslan mencari saksi yang bisa menjelaskan kejadian tersebut.
“Saksi yang menerangkan ada enam anak SMA masuk ke pom bensin, dua anak sedang isi BBM, sedangkan empat anak lagi menunggu diparkiran,” terangnya.
Jelang beberapa menit, sambung AKP Adhimas, gerombolan tersebut datang dari arah Gang Kancil. Tepat di depan pom bensin, mereka menyerang enam pelajar tersebut.
“Sepertinya sudah direncanakan karena anak SMA Bojong Gede yang tiba di lokasi langsung mengetahui,” jelasnya.
Baca juga: Pelaku Curanmor di Cibinong Tertangkap
Berdasarkan keterangan saksi, kata Kapolsek, gerombolan pelajar tersebut membawa senjata tajam. Mereka menyerang anak SMA lainnya dua orang hingga terluka.
“Saksi juga melihat salah satunya merekam dan membuat konten vidio kejadian tawuran. Ini seperti sudah janjian dan keduanya saling tantang melalui media social. Karena lawannya sudah langsung tahu titik lokasi tawuran,” pungkasnya.












