BOGOR, Kobra Post Online – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor memberikan pembinaan terhadap guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ketua PGRI Cabang Kecamatan Rancabungur, Agus Hafiz mengatakan, kegiatan pembinaan ini bagi guru yang baru diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) PPPK, sebanyak 20 orang angkatan ke dua di tahun 2022.
“PGRI cabang Kecamatan Rancabungur mengadakan kegiatan ini, karena beralihnya teman-teman dari status guru honorer menjadi PPPK. Dengan ini diharapkan akan meningkatkan kinerjanya,” kata Agus Hafiz kepada Kobra Post Online di ruang Kantor PGRI setempat, Jumat (5/8).
Selain meningkatkan kinerja, lanjut Agus, guru yang baru menjadi PPKK harus masuk ke dalam organisasi profesi, yaitu PGRI.
“Menurut Undang-undang, guru dan dosen harus masuk ke organisasi. Karena PGRI yang hingga kini memiliki kejelasan serta mempunyai badan hukum,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dari 20 orang PPPK, 13 orang sudah mendapatkan Surat Keputusan sejak Februari, sementara 7 guru pada April 2022. Selain itu, enam orang dari luar Kecamatan Rancabungur, di antaranya Cileungsi, Ciomas, Kemang dan Tajur Halang.
“Mereka mendaftarkan PPPK di Rancabungur dan mendapatkan di Rancabungur. 14 orang wilayah Rancabungur, enam di luar kecamatan,” terang Agus.
Baca juga: PGRI Rancabungur Berharap Tahun Ajaran Baru PTM 100 Persen
Dengan meningkatkan kinerja, sambungnya, diharapkan akan meningkatkan mutu pendidikan, selain itu peraturan guru PPPK sudah diatur oleh sistem.
“Kalau kemarin mereka sebagai honorer mungkin banyak kebijakan dari sekolah. Tetapi, sekarang PPPK harus mengikuti aturan seperti mulai dari kehadiran, pulang dan sebagainya. Harus sama seperti PNS biasa,” tutup Ketua PGRI Cabang Kecamatan Rancabungur.












