BOGOR, Kobra Post Online – Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor berubah nama menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Jasa Transportasi Pakuan Kota Bogor.
Perubahan nama itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan DPRD mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perumda Jasa Transportasi Pakuan dalam rapat Paripurna di DPRD Kota Bogor, Kamis (10/3/2022).
Dalam perda perubahan status itu, Perumda Jasa Transportasi Pakuan kini punya tambahan jenis usaha untuk menggenjot pendapatan bagi Kota Bogor. Tidak hanya operasional angkutan umum, Perumda Jasa Transportasi Pakuan bahkan bisa mengadakan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU).
Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bogor Endah Purwanti mengatakan, materi pokok dalam raperda meliputi pelayanan kebutuhan transportasi terhadap masyarakat. Selain itu untuk menunjang pembangunan kota dan yang terpenting sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dalam perda itu menambah kegiatan usaha yakni angkutan umum dan wisata, bengkel umum, kendaraan derek, perparkiran, periklanan, stasiun pengisian bahan bakar. Dan jenis usaha lainnya di bidang transportasi,” katanya.
Dengan adanya perubahan nama PDJT Kota Bogor itu, Wali Kota Bogor Bima Arya dengan tegas berharap ke depannya Perumda Jasa Transportasi Pakuan tidak hanya melayani publik. Tapi meningkatkan kapasitas finansial.
“Apalagi dengan perda ini, Perumda Jasa Transportasi Pakuan punya banyak sektor tambahan untuk meningkatkan pendapatan,” ucap Bima.
Baca juga : Kajari Sekti : Jangan Ada Permainan Saat Pendampingan Proyek
Ia menjelaskan, Perda Perumda Jasa Transportasi Pakuan merupakan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Di mana bentuk BUMD yang sebelumnya Perusahaan Daerah (PD) berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda).
“Ini menjadi momentum percepatan pemulihan Perumda Jasa Transportasi Pakuan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Untuk menjadi BUMD yang sehat dan maksimal melayani publik. Ini juga harus jadi momentum percepatan recovery ekonomi di Kota Bogor,” pungkas Wali Kota Bogor itu.
Reporter : Iful Saepulloh
Editor : Rangga A.












