Pasien Meninggal Covid-19 Kota Bogor Tertinggi Se-Jawa Barat

oleh -952 views
Ketua DPRD Kota Bogor
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto.

BOGOR, Kobrapostonline.com – Jumlah warga Kota Bogor yang meninggal akibat Covid-19 sementara ini paling tinggi se-Jawa Barat. Terhitung hingga hari ini, Rabu (01/04/2020) ada 17 jiwa yang meninggal, termasuk 2 dokter yang menjadi garda terdepan.

Penambahan pasien positif dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) naik secara signifikan setiap harinya. Untuk itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto menilai, berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu diambil langkah-langkah yang dapat mencegah penyebaran virus Corona agar tidak semakin meluas. Salah satunya dengan mengeluarkan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) terkait pelaksanaan kegiatan ibadah di rumah dan pembatasan kegiatan masyarakat.

“Kita ingin agar keselamatan warga menjadi prioritas. Untuk itu, sesuai dengan Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia), Forkopimda beserta elemen terkait memandang perlu untuk mengeluarkan SKB. Terkait pelaksanaan kegiatan ibadah di rumah dan pembatasan kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Atang, selain pembatasan pelaksanaan kegiatan ibadah juga perlu menerapkan instruksi yang serupa terhadap pusat keramaian yang lain.

“Semua pusat keramaian harus ditutup. Jangan kemudian kita menutup kegiatan ibadah, namun kita tetap membiarkan mall ataupun pusat perbelanjaan masih buka,” katanya.

Baca juga : Wabup Sukabumi Lantik 3 Pejabat Eselon II

Penutupan pusat keramaian inipun, lanjutnya, sudah ditindaklanjuti dengan surat edaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang menutup pusat perbelanjaan, restoran, dan lain-lain.

“Ini adalah ikhtiar kita sebagai manusia. Para ulama kita di MUI juga sudah mengeluarkan fatwanya. Kota Bogor tertinggi jumlah positif maupun jumlah warga yang meninggal karena corona. Semoga kebijakan dan langkah-langkah ini implementasinya bisa berjalan dengan baik, diridhoi Allah SWT, dan wabah Corona bisa segera berlalu,” harapnya.

Data Covid-19
Data Covid-19 Update 1 April 2020

Reporter          : Yaso

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *