Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Menuju Pasar Rakyat Ber-SNI

7110
×

Menuju Pasar Rakyat Ber-SNI

Sebarkan artikel ini
Menuju Pasar Rakyat Ber-SNI

Ia menyebutkan tiga program besar Yayasan Danamon Peduli, salah satunya pasar sejahtera. Berdasarkan data nasional tahun 2015 dari 514 kota/kabupaten, ada 14 ribu pasar di Indonesia, sementara jumlah pedagang di pasar rakyat lebih dari 31.853.254.

Dirinya juga menjelaskan isu mendasar yang ada di pasar terdiri dari komoditas, ekonomi, persamaan gender, ruang publik, kesehatan, lingkungan, rantai distribusi dan pekerjaan.

“Bicara SNI, Yayasan Danamon Peduli mencoba membantu rakyat Indonesia mencapai kesejahteraan dalam bidang ekonomi yang menjadi mandatory kami. Isu pasar adalah isu kita semua,” tegas Jenik.

Dalam diskusi, paparan disampaikan para narasumber, diantaranya Kepala Subdirektorat Pengelolaan Sarana dan Distribusi kementerian Perdagangan, M.Anwar Achmad, Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standar Nasional (BSN), Heru Suseno dan Ketua Umum Yayasan Danamon peduli, Jenik D.S Andreas.

M. Anwar Achmad memaparkan kebijakan dan komitmen Kementerian Perdagangan dalam mengembangkan pasar rakyat, diantaranya dalam hal revitalisasi pasar yang dilaksanakan Kementerian Perdagangan dibagi menjadi empat, sebut saja revitalisasi fisik, manajemen, ekonomi dan sosial budaya.

Untuk revitalisasi fisik Kementerian Perdagangan mengalokasikan anggaran untuk 1.000 pasar di Indonesia per tahun sesuai program presiden dalam 5 tahun kepemimpinannya.

“Tahun 2019 sudah ada 5.250-an pasar. Sementara untuk non fisik ada pelatihan bagi kepala pasar selama sepekan, sekolah pasar yang fokus kepada pedagang, pendampingan SNI dan yang lainnya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *