BOGOR, Kobra Post Online – Sesosok mayat sudah membusuk ditemukan warga di salah satu rumah di Perumahan Gteenland River Villa, Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor pada Minggu (11/10) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto mengungkapkan, mayat yang sudah membusuk itu disalah satu kamar rumah nomor 15 Blok A, RT 02 RW 02 Perum Gteenland River Villa.
Lanjut Suminto, salah satu warga bernama Toni Iskandar dalam keterangannya kepada polisi mengatakan bahwa pada hari Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB, dirinya mencium bau busuk disalah satu rumah nomor 15 Blok A Perum Gteenland River Villa, dan disekitar rumah tersebut ditemukan banyak lalat.
Saat itu, kata Suminto, Yayan salah satu warga lainnya mengintip dari pentilasi jendela kamar terlihat ada sesosok laki-laki dalam keadaan telentang. Selanjutnya, penemuan ini dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Tegalwaru, Aiptu Dadan Abdulah.
“Setelah dicek ke dalam rumah, ternyata laki-laki itu sudah tidak bernyawa dalam kondisi sudah membusuk,” kata Kapolsek Ciampea dalam rilis yang diterima Kobra Post Online, Senin (13/10).

Baca juga: Kasus Mayat Perempuan di Rancabungur Tuntas, Jenazah Dikebumikan di Pemakaman Keluarga
Berdasarkan keterangan warga, sambung Suminto, laki-laki itu tinggal di rumah tersebut bersama istrinya yang bernama Inda, namun jarang bersosialisasi dengan tetengga.
“Lalu pada hari Jumat, 11 Oktober 2024, sekira pukul 22.00 WIB ada warga yang melihat istri korban datang kesitu, dan parkir kendaraan jauh dari rumahnya. Namun saat mayat ditemukan warga, istri korban tidak ada ditempat,” tuturnya.
Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan pihak kepolisian di TKP, diketahui mayat dalam kondisi telentang di atas tempat tidur menggunakan celana pendek warna gelap dan kaos warna gelap, dengan kondisi sudah bengkak serta membusuk. “Kami sudah mengamankan barang bukti di lokasi TKP yaitu berupa satu unit ponsel merk Samsung warna hitam,” jelasnya.
Baca juga: Polsek Cisarua Tangkap 2 Pelaku Curanmor di Villa Milik Orang Tua Nagita Slavina
Sedangkan identitasnya diketahui bernama Adintho Dunggio Pasaribu, berusia 30 tahun. “Diduga korban dalam keadaan sakit, namun demikian polisi masih melakukan Investigasi penyelidikan lanjut dan menunggu hasil autopsi jenazah,” pungkasnya.









