Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Polsek Rancabungur Beberkan Perkembangan Kasus Terkait Penemuan Mayat Perempuan

765
×

Polsek Rancabungur Beberkan Perkembangan Kasus Terkait Penemuan Mayat Perempuan

Sebarkan artikel ini
polsek rancabungur
Polsek Rancabungur bersama pihak keluarga Onong.

BOGOR, Kobra Post Online – Polsek Rancabungur, Polres Bogor, mengungkapkan perkembangan kasus penemuan mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di area perkebunan singkong, Kampung Jalan Cagak Lebak, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Rancabungur, Ipda Azis Hidayat, menyatakan bahwa pada Kamis, 10 Oktober 2024, sekitar pukul 12.00 WIB, Maryani, yang merupakan keluarga korban orang hilang atas nama Onong (75), mendatangi RS Bhayangkara TK-I R. Said Sukanto Jakarta.

Azis menjelaskan bahwa Maryani adalah anak kandung dari Onong, dan kedatangannya ke RS Bhayangkara bertujuan untuk memastikan bahwa mayat tanpa identitas yang ditemukan di Desa Rancabungur benar merupakan jenazah Onong.

“Diketahui sebelumnya bahwa Onong dilaporkan hilang sejak 30 September 2024 dan telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor Jagakarsa, Polres Metro Jakarta Selatan, dengan Nomor STTLP/B/256/X/2024/SPKT/POLSEK JAGAKARSA/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA pada 1 Oktober 2024,”ujar Azis dalam keterangannya, Sabtu (12/10).

polsek rancabungur.
Baca juga: Terkuak! Identitas Mayat Perempuan di Kebun Singkong Rancabungur

Azis menambahkan bahwa Maryani, didampingi PS Kanit Reskrim Polsek Rancabungur, telah diperlihatkan jenazah korban di RS Bhayangkara, dan Maryani meyakini bahwa jenazah tersebut adalah benar ibu kandungnya, Onong.

“Dilihat dari ciri-ciri fisik yang dikenali serta pakaian yang melekat di tubuh jenazah, kami memastikan bahwa pakaian tersebut memang milik Onong,” jelasnya.

Setelah Maryani mendatangi RS Bhayangkara Kramatjati, pihak keluarga meminta dilakukan tes DNA guna memastikan bahwa jenazah tersebut adalah ibu kandungnya.

“Pihak rumah sakit memberikan penjelasan kepada kepolisian dan keluarga bahwa hasil autopsi yang diterbitkan oleh tim dokter forensik RS Bhayangkara terhadap mayat tanpa identitas di Rancabungur menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. Diduga kuat, penyebab kematian korban adalah serangan jantung,” ungkap Azis.

Baca juga: Geger, Warga Temukan Mayat Perempuan Tanpa Identitas, Polsek Rancabungur Selidiki

Ia mengatakan bahwa berdasarkan petunjuk kuat dari keluarga yang mengenali jenazah serta barang bukti di TKP berupa pakaian yang identik dengan pakaian terakhir yang dikenakan Onong, dan keterangan saksi-saksi di sekitar TKP, diduga kuat bahwa mayat yang ditemukan tanpa identitas di Desa Rancabungur adalah jenazah Onong.

“Keluarga sudah mengajukan surat permohonan tes DNA sesuai permintaan untuk lebih memastikan bahwa jenazah adalah Onong,” ujar Azis.

Sampai berita ini diturunkan, rencana selanjutnya setelah hasil tes DNA keluar dan positif bahwa jenazah tersebut adalah Onong, pihak keluarga akan memakamkan jenazah di pemakaman keluarga di Kampung Moyan, Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *