Menurut Gus M, jangan sampai Kota Bogor yang memiliki segudang prestasi, tapi masuk dalam lima besar termiskin di Jabar.
“Angka kemiskinan di Kota Bogor adalah Akumulasi bahwa program kegiatan yang dijalankan selama ini, masa tak menyasar pada kebutuhan dasar,” katanya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Fachrudin mengatakan, berdasarkan data terbaru dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), warga miskin di Kota Bogor menyentuh 6,8 persen dari total penduduk 1,2 juta jiwa. Sementara menurut BPS 7,10 persen.
“Kalau untuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bukan merupakan penduduk miskin, tapi data penduduk yang pernah diusulkan atau mengusulkan untuk meminta bantuan sosial. Dari data DTKS yang dinyatakan layak mendapatkan bantuan program PKH ada kurang lebih 34 ribu KK,” jelasnya.







