Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Komisi IV DPRD Kota Bogor Rekomendasikan Indomaret Tak Buka 24 Jam Selama Ramadan

2186
×

Komisi IV DPRD Kota Bogor Rekomendasikan Indomaret Tak Buka 24 Jam Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini
Audiensi Komisi IV DPRD Kota Bogor dengan pihak Indomaret.

BOGOR, Kobra Post Online – Keberadaan minimarket Indomaret yang buka 24 jam di Kota Bogor, belakangan banyak dikeluhkan oleh warga. Sebab, para pelaku tawuran dibulan Ramadan atau yang trend disebut perang sarung menjadikan  gerai Indomaret yang buka 24 jam sebagai titik kumpul.

Mendapat aduan dari masyarakat terkait mini market yang menjadi titik kumpul pelaku tawuran, Komisi IV DPRD Kota Bogor memanggil pihak Indomaret untuk melakukan audiensi, Rabu (29/3).

Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri dan diikuti oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Devie Prihatini Sultani beserta anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Sendhy Pratama, Sri Kusnaeni, Eka Wardhana dan Lusiana Nurissiyadah.

Sedangkan dari pihak Indomaret diwakili oleh Legal Corporation, Rudi Rio beserta jajaran sekaligus hadir Kepala Disnaker Kota Bogor, Elia Buntang serta perwakilan DisdaginKUKM Kota Bogor.

Ketua Komisi IV, Akhmad Saeful Bakhri.
Baca juga: DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Lansia

Berdasarkan hasil audiensi, Komisi IV DPRD Kota Bogor merekomendasikan agar 10 gerai Indomaret yang buka selama 24 jam ini agar membatasi jam operasional selama Ramadan.

“Jadi berdasarkan aduan warga dan hasil pemetaan potensi kerawanan yang ada. Kami minta agar gerai yang buka 24 jam dibatasi dulu operasionalnya,” ujar Akhmad Saeful Bakhri.

Pada kesempatan tersebut Komisi IV DPRD Kota Bogor juga membahas masalah ketenagakerjaaan.

Akhmad Saeful Bakhri membeberkan berdasarkan data yang ia dapat dari pihak Indomaret, dari 177 gerai Indomaret yang tersebar di Kota Bogor, telah mempekerjakan 1219 karyawan yang terdiri dari 778 orang warga berdomisili Kota Bogor dan 441 orang berdomisili di luar Kota Bogor.

Dengan data tersebut, Komisi IV DPRD Kota Bogor meminta kepada pihak Indomaret agar bisa menjalin kerjasama dengan Disnaker Kota Bogor terkait perekrutan tenaga kerja.

Kita berharap, karyawan yang nantinya bekerja di Indomaret memiliki skil  yang sesuai standar perusahaan. Mereka adalah warga dan lulusan dari balai latihan kerja milik Disnaker Kota Bogor. oleh karena itu, Disnaker dan Pihak Manajemen harus satu frekuensi  membuat materi pelatihan sesuai standarisasi  kualifikasi yang di inginkan,” terang Gus M.

Baca juga: Komisi II DPRD Kota Bogor Pertanyakan Kinerja Perumda PPJ Hanya Setor Rp1 Miliar

Komisi IV DPRD Kota Bogor juga merekomendasikan agar produk-produk UMKM yang berasal dari pelaku UMKM Kota Bogor bisa dijajakan di gerai-gerai Indomaret.

Tentu harus ada wadah bagi produk UMKM kita agar bisa bersaing dengan produk lainnya. Nah ini kami harapkan bisa dikolaborasikan dengan Indomaret di Kota Bogor,” pungkasnya.

Dilokasi yang sama, Rudi Rio menyambut positif rekomendasi dan masukan yang disampaikan oleh Komisi IV DPRD Kota Bogor.

Ia berharap dengan adanya audiensi ini, kemitraan yang terjalin antara Pemerintah Kota Bogor melalui DisKUKMDagin Kota Bogor dan Disnaker Kota Bogor bisa lebih baik lagi.

Tentu ini adalah masukan yang baik dan audiensi yang baik bagi kami. Sehingga kedepannya kami berharap bisa terus menjalin kolaborasi yang lebih baik lagi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *