Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Kiprah DPC KPP-RI “Ngamumule” Seni Budaya Sunda di Bogor

975
×

Kiprah DPC KPP-RI “Ngamumule” Seni Budaya Sunda di Bogor

Sebarkan artikel ini

BOGOR, Kobra Post Online – Seni Budaya Sunda adalah salah satu warisan di Indonesia. Dalam perjalanan masyarakat Sunda dengan segala kearifannya, lahirlah Seni Budaya Sunda. Namun ditengah perkembangan zaman Seni Budaya Sunda semakin tergerus dengan bermunculannya seni modern.

Lebih memprihatinkan lagi banyak generasi milenial tidak mengenal Seni Budaya Sunda, walaupun mereka bertempat tinggal didaerah tatar Sunda Jawa Barat.

Dewan Pimpinan Cabang Kesatuan Penerus Perjuangan- Republik Indonesia (DPC KPP-RI) Kota Bogor adalah organisasi kepemudaan yang ada di Kota Bogor. Dibawah pimpinan Dede Nuriman, kehadiran organisasi yang bersifat nasional kini konsen dalam ngamumule (melestarikan) Seni Budaya Sunda.

Sejak tahun 2014 kehadiran organisasi kepemudaan ini sangat aktif ngamumule Seni Budaya Sunda seperti tari jaipongan, dan pupuh Sunda. Berbagai festival dan lomba diikutinya. Seperti event lomba tari jaipong/klasik, pupuh Sunda dan pidato Basa Sunda tingkat SD, SMP, SMA/SMK sederajat Kota dan Kabupaten Bogor,

“Ini tahun pertama kami mengikuti lomba walaupun tidak banyak pesertanya, dan menjadi pengalaman pertama kami mengikuti lomba,” ujar Kang Noer sapaan akrab Dede Nuriman kepada Kobra Post baru-baru ini.

Baca juga: Karinding Dari Ungkapan Hati Menjadi Karya Seni

Lelaki yang tak pernah lepas dari Totopong (Ikat kepala Sunda) menuturkan, pada tahun 2015 kembali mengikuti lomba yang sama, lokasinya di jungle fest Kota Bogor.

“Alhamdulilah di tahun ke dua mengikuti lomba kami di suport penuh oleh Bunda Eni Sumarni salah satu anggota DPD RI, juga Pak Edgar Suratman yang waktu menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kang Najamudin waktu itu masih menjabat anggota DPRD Kota Bogor,” kata lelaki yang tidak pernah lepas dari atribut berbagai organisasi yang melekat dibajunya.      

Menurut Dede, pihaknya juga berkolaborasi dengan Sanggar Andika sehingga mendapat kesempatan tampil dalam lomba tari jaipongan di Taiwan.

“Sebagai duta seni Kota Bogor, tak kalah menarik hadirnya juara pupuh Sunda atas nama Alvin Adnan Fattah, dari SDN Papandayan Bogor Tengah,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *