Menurutnya, kualitas SDM dengan kompetensi kerja yang terstandar, akan mendorong peningkatan daya saing industri keramik nasional.
“Dengan daya saing yang tinggi, sektor industri keramik akan dapat berkontribusi besar dalam meningkatan kualitas produk keramik nasional. Sehingga turut berperan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.
Ke depan, lanjut Kepala BSKJI, dengan dukungan asesor kompetensi, skema sertifikasi dan tempat uji kompetensi yang memadai. LSP keramik BBK akan memberikan layanan jasa sertifikasi profesi bidang keramik. Dengan unit kompetensi pengujian mutu produk keramik tableware dan sainter.
“Kita akan terus mengembangkan skema kompetensi sejalan dengan perkembangan SKKNI,” ujarnya.
Pendirian LSP di BBK, tambahnya, merupakan salah satu pengembangan peran. Selain memberikan layanan sertifikasi produk, sistem manajemen mutu, serta industri hijau dan halal.
Baca juga : Kemenperin Beri Layanan Jasa Bagi Industri
“Melalui layanan sertifikasi profesi tersebut, maka BBK ikut berperan aktif dalam mencetak SDM industri keramik Indonesia yang kompeten dan berdaya saing. Serta siap mengadapi persaingan bebas terhadap pasar tenaga kerja,” pungkas Doddy.
Editor : Rangga A.












