BOGOR, Kobra Post Online – Kebakaran hebat melanda pabrik karoseri ternama PT Delima Jaya yang berlokasi di Jalan KH Sholeh Iskandar (Sholis), Kota Bogor, pada Jumat pagi (6/2/2026). Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar serta para pengendara yang melintas di salah satu jalur utama Kota Bogor tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, asap hitam pekat membumbung tinggi sejak pagi hari, terlihat dari jarak cukup jauh. Api dengan cepat membesar dan melalap sebagian area pabrik, sehingga memaksa petugas mengerahkan puluhan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kota dan Kabupaten Bogor.
Upaya pemadaman berlangsung intensif guna mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar kawasan industri dan permukiman warga. Jalan Sholeh Iskandar sempat ditutup sementara oleh petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan demi kelancaran proses pemadaman di lokasi kejadian (TKP).
Api Berhasil Dikendalikan, Damkar Lakukan Pendinginan
Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan memastikan bahwa api telah berhasil dikendalikan. Namun demikian, tim pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi di bawah puing-puing material pabrik yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
“Api sudah bisa kami kuasai, saat ini fokus pada pendinginan agar tidak muncul kembali titik api,” ujar petugas Damkar di lokasi.
Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran: Korsleting Listrik
Terkait penyebab kebakaran, dugaan sementara mengarah pada korsleting atau gangguan sistem kelistrikan di salah satu area produksi pabrik.
“Dugaan awal api berasal dari korsleting listrik. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut bersama pihak kepolisian setelah pendinginan selesai,” ungkap salah satu Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibuluh yang berada di lokasi kejadian.
Kerusakan Signifikan, Kerugian Masih Didata
Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, kerusakan di area pabrik dilaporkan cukup parah. Sejumlah bangunan dan material karoseri terlihat hangus terbakar akibat amukan si jago merah.
Pihak manajemen PT Delima Jaya hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait total kerugian materi yang ditimbulkan. Petugas menyatakan bahwa pendataan dampak kebakaran masih terus dilakukan.
“Untuk nilai kerugian belum bisa kami pastikan. Saat ini fokus utama kami adalah memastikan area benar-benar aman,” tambah petugas pemadam kebakaran.
Hingga siang hari, kondisi lalu lintas di Jalan KH Sholeh Iskandar mulai kembali normal setelah sebelumnya mengalami kepadatan akibat penutupan jalan selama proses pemadaman berlangsung.












