Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

K3S SD Kecamatan Rancabungur Gelar Raker, Ini Pembahasannya

387
×

K3S SD Kecamatan Rancabungur Gelar Raker, Ini Pembahasannya

Sebarkan artikel ini
k3s
Rapat kerja K3S SD Kecamatan Rancabungur. (Foto: Dok. Junaedi).

BOGOR, Kobra Post Online – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor menggelar rapat kerja di SDN Rancabungur 1, Selasa (19/12).

Raker ini bertemakan “Bersinergi Dalam Meningkatkan Profesionalisme dan Pendidikan Bergerak Merdeka”. Dihadiri oleh seluruh kepala sekolah se-Kecamatan Rancabungur, ketua Kwarran, ketua PGRI dan pengawas.

Ketua K3S Kecamatan Rancabungur, Abdul Manap mengatakan, Raker K3S Rancabungur ini merupakan tindak lanjut dengan mengacu pada rapat kerja K3S tingkat Kabupaten Bogor pada (13-14/12) lalu.

“Maka ditindaklanjuti dilaksanakan tingkat kecamatan. Maka kita laksanakan pada hari ini, sementara di kecamatan lain ada yang sudah, sedang melaksanakan dan belum,” kata Manap sapaan akrabnya kepada Kobra Post Online di lokasi kegiatan.

Baca juga: Keren, PGRI Kecamatan Rancabungur Gaungkan Kembali Seni Angklung

Lanjut Manap, pembahasan dalam raker ini termuat banyak hal yang setiap tahunnya dilaksanakan. Maka, sambungnya, kegiatan ini sedang membahas program di bulan Januari hingga Desember 2024.

“Pada tahun 2024 dibuat empat fase. Diantaranya berkaitan dengan kurikulum, kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), pembelajaran baik ditingkat sekolah maupun gugus, dan yang lainnya berkaitan dengan komunikasi, daya serta dana,” terang ketua K3S.

k3s.

Ia menjelaskan, dalam raker ini pihaknya mengundang pengawas, yakni pengawas binaan atau tingkat wilayah. Dan diikuti oleh seluruh kepala sekolah baik negeri maupun swasta.

“Jumlah keseluruhan kepala sekolah di Kecamatan Rancabungur ada 26 orang. Terdiri dari 20 kepala sekolah negeri dan 6 swasta,” jelasnya.

Baca juga: SDN Rancabungur 3 Siap Menjadi Sekolah Adiwiyata

Memasuki tahun politik, Manap menyebutkan, sesuai dengan surat yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melalui K3S, ataupun surat dari Panitia Pemilihan Kampanye (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari wilayah desa masing-masing. Bahwa semua Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun PPPK tetap menegakkan netralitas.

“Dalam raker ini juga disampaikan agar ASN atau PPPK agar tidak berpihak kepada caleg atau partai apapun. Jadi kita tegakkan netralitas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *