Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Keren, PGRI Kecamatan Rancabungur Gaungkan Kembali Seni Angklung

441
×

Keren, PGRI Kecamatan Rancabungur Gaungkan Kembali Seni Angklung

Sebarkan artikel ini
Siswa SDN Mekarsari Kecamatan Rancabungur sedang memainkan angklung.

BOGOR, Kobra Post Online – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor, menggaungkan kesenian angklung salah satu kesenian Sunda yang terbuat dari tabung-tabung bambu.

Seni tradisional asal Jawa Barat tersebut kembali dihidupkan di sekolah-sekolah di Rancabungur yang  dimotori oleh Pemerhati Seni Budaya dan Bahasa Sunda, H. Deden W.

H. Deden mengatakan bahwa kesenian Sunda khususnya angklung di wilayah Kecamatan Rancabungur ini semakin menyusut. Maka dari itu PGRI berkolaborasi dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Rancabungur untuk menggabungkan kembali kesenian itu.

“Alhamdulillah Ketua K3S merespon dengan baik, kita juga menggandeng Kasi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Rancabungur. Sasarannya yaitu seluruh siswa, mulai Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA),” kata H. Deden kepada Kobra Post Online seusai upacara bendera Hari Guru Nasional 2023 di SMPN 1 Rancabungur, Sabtu (25/11).

Pemerhati Seni Budaya dan Bahasa Sunda, H. Deden W (kanan), Ketua K3S Kecamatan Rancabungur (kiri).
Baca juga: PGRI Kecamatan Rancabungur Peringati Hari Guru Nasional 2023, Ini Makna yang Terkandung

H. Deden menyebutkan, langkah awal dirinya mengajak siswa SDN Mekarsari mewakili PGRI Rancabungur untuk mengikuti kejuaraan lomba angklung tingkat Kabupaten Bogor.

“Kecamatan Rancabungur baru merintis kembali. Tim angklung yang sudah berjalan dan akan mengikuti lomba tingkat kabupaten adalah SDN Mekarsari,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, jika siswa yang mendapat juara akan diberikan piagam yang bisa digunakan untuk jalur prestasi ke tingkat SMP nanti. Lomba itu, sambungnya, diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bogor dan lembaga terkait.

Baca juga: Desa Mekarjaya Cigudeg Dorong Seni Angklung Gubrak Bisa Mendunia

Sementara itu, Kasi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Rancabungur, Moh. Suryana menambahkan, kesenian Sunda khususnya angklung mulai hilang dan tergerus oleh teknologi digital. Maka, sambungnya, H. Deden kembali menggaungkan kesenian ini.

“Beliau ini sebagai pencetus, pelopor, ahli sejarah di Kecamatan Rancabungur. Insya Allah mudah-mudahan kedepan tetap semangat, sinergi dan Kesenian Sunda tetap ada,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *