Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Heboh, Happening Art Wajah Bangsaku di Acara Bedah Buku 17 Rahasia Bung Karno

417
×

Heboh, Happening Art Wajah Bangsaku di Acara Bedah Buku 17 Rahasia Bung Karno

Sebarkan artikel ini
Pentas happening art.

BOGOR, Kobra Post Online – Sebuah pentas happening art “Wajah Bangsaku” membuat heboh. Acara pitulasan #2 dengan agenda membedah buku karya Suryana Hasan (Bung Karna) berjudul 17 Rahasia Soekarno.

Pentas yang dilakukan pelaku seni di Halaman Museum Perjuangan, Jalan Merdeka, Kota Bogor pada Sabtu (17/2) sore menarik perhatian pengunjung yang hadir dalam acara bedah buku tersebut.

Happening art yang diperankan oleh Heri Cokro dan Tohir Kulikulo di tengah guyuran hujan deras, menjadi lebih dramatis sekaligus tragis.

Dalam pentas tersebut digambarkan sosok tokoh kenusantaraan yang agung dengan segala kecintaan dan kebanggaan terhadap alam dan bangsanya. Namun tiba tiba

menjadi bulan-bulanan sosok lain yang berangasan, kasar dan tampak.sosok tersebut memang berniat menguasai sosok yang agung dengan segala cara hingga melalui cara-cara brutal yang membuat sosok Nusantara terkapar tak daya.

Baca juga: SDN Bantarkambing 5 Belajar Hidup Sehat Menuju Generasi Pintar

Segala perlawanan yang dilakukan menjadi tak berarti melawan kekuatan multi nasional yang datang bertubi-tubi.

Sampai di satu momen dalam ketakberdayaan, sosok Nusantara menyambut sebuah nama, “Soekarno!” sebagai simbol pemersatu, ideolog, dan tokoh penggerak perlawanan secara nasional.

Entahlah, mungkin jika tanpa kesadaran, persatuan dan perlawan yang begitu masif ditiap periode perjuangan bangsa. Mungkin bangsa Nusantara hanya akan menjadi bangsa terhina selamanya.

Baca juga: Unik, TPS 27 Kelurahan Kencana Usung Konsep Hajatan Tempo Dulu

Heri Cokro pemeran tokoh Nusantara yang juga sutradara Happening Art mengatakan, happening art ini ingin mengilustrasikan betapa terhinanya kita sebagai bangsa jika tak mampu menghalau penetrasi kekuatan imperialis kapitalis tersebut.

Lanjut Heri, Happening art ini juga ingin menyampaikan bahwa penetrasi asing melalu berbagai saluran akan terus berupaya menaklukan Nusantara, jika generasi saat ini tidak lagi memiliki kesadaran untuk mempertahankan kedaulatan. Maka bisa dipastikan bangsa Nusantara akan menjadi bangsa terjajah kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *