FKPAI Kabupaten Bekasi Harapkan Kesejahteraan Penyuluh

oleh -1.880 views
FKPAI Kabupaten Bekasi
Acara penutupan kegiatan Orientasi Penguatan Tugas dan Fungsi Penyuluh Agama Islam (OPTIMA.20). (Foto : Surya S.)

BANDUNG, Kobrapostonline.com – Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Bekasi berharap mendapatkan bantuan kesejateraan dan perhatian Bupati Bekasi. Mengingat beratnya tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya di lingkungan masyarakat.

Demikian dikatakan oleh Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Bekasi, H. Satim Widodo, S.Ag, MM, dalam sambutannya ketika menutup kegiatan Orientasi Penguatan Tugas dan Fungsi Penyuluh Agama Islam (OPTIMA.20). Kegiatan tersebut diselenggarakan selama tiga hari sejak tanggal 03 – 05 Maret 2020, pada salah satu Hotel di Bandung, Jawa Barat. Kamis (05/02/2020).

Satim menyampaikan, bahwa para Penyuluh Agama Islam (PAI) semuanya adalah para Ustadz dan Ustadzah. Berkat penyuluh, orang-orang dapat mengetahui agama, bisa mengaji, anak-anak mengenal huruf hija’iyyah, sehingga mereka bisa menghafal Al Qur’an, semua itu karena penyuluh.

“Kalau tidak ada penyuluh, mampukah seorang pejabat sekelas bupati misalnya, mengurusi itu semua??. Saya jawab, tidak!!,” ujar Satim dalam sambutannya sesaat sebelum menutup kegiatan.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) harus lebih memperhatikan para penyuluh. “Harapannya, agar Pemda melek dengan mencoba menganggarkan dana Kabupaten Bekasi bagi penyuluh yang begitu banyak,” pernyataan Satim diiringi riuh tepuk tangan para penyuluh.

FKPAI Kabupaten Bekasi
Peosesi halal bihalal penutupan kegiatan Orientasi Penguatan Tugas dan Fungsi Penyuluh Agama Islam (OPTIMA.20)

Kemudian, dirinya membandingkan dengan Pemerintahan Kabupaten Karawang yang APBD-nya lebih kecil, tapi mampu memberikan kesejahteraan.

“Ada penambahan dari Pemda, ada motor inventaris, ada mobil inventaris. Itu harapan kita,” cetusnya.

Selain itu, Ketua Pokjaluh juga berharap, agar semua stakeholder yang ada di Kabupaten Bekasi bisa merangkul Penyuluh sesuai dengan spesialisasinya. Yang pada dasarnya Penyuluh bisa meringankan pekerjaan mereka.

“Jangan hanya kita dibutuhkan ketika mereka perlu peserta saja (dalam kegiatan-red). Sementara diluar itu, tidak sama sekali,” pungkasnya.

Mendekati kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti, FKPAI akan bargaining sepakat akan mendukung calon Bupati yang mau mensejahterakan Penyuluh.

Baca juga : Disdukcapil Kabupaten Bekasi Siap Cetak 191.442 E-KTP

Untuk diketahui, anggota FKPAI Kabupaten Bekasi berjumlah 187 orang. Dimana setiap kecamatan terdiri dari 8 orang dengan 8 spesialis, yaitu :

  1. Pemberantasan Buta Aksara Huruf Al-Qur’an,
  2. Keluarga Sakinah,
  3. Pengelolaan Zakat,
  4. Pemberdayaan Wakaf,
  5. Produk Halal,
  6. Kerukunan Umat Beragama,
  7. Radikalisme dan Aliran Sempalan,
  8. Narkoba dan HIV/Aids

Reporter : Surya S.

Editor : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *