Bima Arya : Meskipun Kinerja Buruk Namun Dapat Apresiasi

oleh -779 views

KOTA BOGOR, Kobrapostonline.com – PDAM Kota Bogor sampai hari ini masih menempati posisi puncak dalam hal pemeringkatan PDAM terbaik di Indonesia dari berbagai lembaga. Kabar baik ini merupakan prestasi yang pantas dibanggakan oleh PDAM Tirta Pakuan. Demikian disampaikan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam sambutannya pada acara HUT PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ke-42 dan Hari Air Sedunia ke-25 di lapangan upacara PDAM, Senin (01/04/2019).

Kemudian, Bima juga menyampaikan kabar yang tidak menguntungkan. Yaitu bahwa PDAM Tirta Pakuan juga menempati posisi puncak dalam hal aduan informasi negatif dari warga yang masuk ke Walikota dan jalur aspirasi.

“Betul-betul ada di puncak, ini tidak akan saya berikan selamat. Setiap hari selalu masukan negatif, setiap saat ketika saya posting di sosial media apapun prestasi Pemerintah Kota. Selalu diiringi dengan keluhan tentang air yang mati di Kota Bogor,” papar Bima.

Tidak hanya itu, ketika dirinya melaporkan kepada warga bahwa pemerintah kota memperoleh 1 dari 40 inovasi se-Indonesia. Tetap saja ada komentar dari warga Kota Bogor, yaitu “terima kasih selamat penghargaannya Pak Wali, tapi air sudah sekian lama mati” di Cimahpar, Pajajaran Regency, Cimanggu, dan lain-lain.

“Jadi pada kesempatan ini untuk kesekian kalinya, saya ingin mengingatkan kepada seluruh jajaran PDAM. Jangan terlena dengan penghargaan, jangan silau dengan pujian. Kalau perlu stop dulu terima penghargaan, malu,” ucapnya.

Bima menambahkan, hal tersebut harus disampaikan karena dia cinta dengan PDAM. Apalagi kalau warga sudah demo langsung ke rumah Walikota.

“Saya ingin betul-betul memberikan atensi. Saya paham adanya struktural, proses waktu, entah itu tahapan hukum, penganggaran dan sebagainya. Tapi paling tidak warga tahu bahwa PDAM tidak diam,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Sanjaya memahami kegundahan Walikota dan sebagian kecil pelanggan yang pasokan air bersihnya terganggu. Deni menegaskan solusi permanen gangguan air bersih di Cimahpar, Pajajaran Regency dan sekitarnya adalah SPAM Katulampa yang segera dioperasikan.

“SPAM Katulampa sudah kita ujicobakan. Airnya jernih, sesuai dengan kualitas air minum. Hanya saat ini pipa distribusinya sedang dipasang, mudahkan-mudahan dapat segera dioperasikan,” ujar Deni.

Deni menambahkan, PDAM Kota Bogor tetap menunggu sistem pengolahan air minum kapasitas 300 liter perdetik itu dapat dioperasikan. Jika pun lama, PDAM akan langsung mengujicobakan kepada pelanggan, sehingga gangguan air bersih yang selama ini terjadi dapat teratasi.

“Jajaran PDAM siap bekerja keras memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bogor, sesuai arahan Bapak Walikota,” tutup Deni.

( Agil )

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *