Dialog singkat Anies dengan seorang santri itu disambut tepuk tangan yang hadir. Di akhir dialog, Anies mengajak Rizki bertukar peci yang dikenakannya.
Ia berpesan agar para santri rajin dan bekerja keras serta mampu menangkap peluang, sehingga Allah memberikan keberhasilan.
“Adik-adik semua, Pak Kyai terima kasih. Doakan kami. Saat ini saya sedang mendapatkan amanat. Amanat menjadi seorang calon presiden. Doakan agar bisa membawa amanat ini dengan baik,” kata Anies.
Baca juga: Forkompinda Kota Bogor, KPU, Bawaslu dan Dinas Terkait Rumuskan Persiapan Pemilu 2024
Menurut Anies, kehadirannya di Pesantren Al Falak selain meminta didoakan juga untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga besar pesantren Al Falak. Ia mengaku, pendiri Pesantren Al Falak merupakan teman dekat kakeknya, Abdurrahman Baswedan ketika masa perjuangan kemerdekaan dulu.
Anies juga menyebut, sesama cucu yang kakeknya saling berteman, bisa merasakan kedekatan serupa di masa perjuangan yang berbeda.
“Kami anak cucunya ingin bersilaturahmi sekaligus berikhtiar meneruskan perjuangan orang tua kami. Jika dulu orang tua kami berjuang menggulung kolonialisme, maka tugas kami berjuang untuk keadilan, dan kesejahteraan,” jelasnya.









