BANTEN, Kobra Post Online – Jajaran Polsek Bojongmanik Polres Lebak melakukan patroli dan monitoring pasca terjadinya gempa di Barat Daya Bayah, Banten.
Informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa berkekuatan 5,3 Magnitudo terjadi di kedalaman 10 km pukul 12.31.07 WIB dengan koordinat 7.19 LS-105.98 BT, tepatnya 41 km Barat Daya Bayah, Banten. Sabtu (12/03/2022).
“Setelah terjadi gempa kami para personil Polsek Bojongmanik langsung bergetah untuk memastikan apa dampaknya. Apa ada korban ataupun tidak,” ujar Kapolsek Bojongmanik AKP Saepul Bahri. Sabtu (12/3/2022).
Menurut AKP Saeful, ia menerima perintah dari Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Lebak Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan. Untuk melakukan monitoring di wilayah hukum Polsek Bojongmanik.
“Kita mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik. Namun tetap waspada untuk mengantisipasi adanya gempa susulan, serta perhatikan jalur evakuasi,” ujarnya.
Baca juga : Unit Gakkum Polres Bogor Evakuasi Kecelakaan di Megamendung
Lanjut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) menjelaskan, hasil monitoring dan patroli sampai saat ini di wilayah hukum Polsek Bojongmanik situasi dalam keadaan normal. Dan untuk sementara belum ada pelaporan kerusakan serta korban jiwa akibat pasca gempa bumi itu.
“Namun, kami terus melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait lainnya. Untuk mengetahui situasi maupun data terkini, terkait dampak gempa bumi,” tutupnya.
Reporter : Kandi (Nkan)
Editor : Yan Sofyan







