Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Kades Rancabungur Beberkan Total Penggunaan Dana Desa 2025 Capai Rp1,44 Miliar

13
×

Kades Rancabungur Beberkan Total Penggunaan Dana Desa 2025 Capai Rp1,44 Miliar

Sebarkan artikel ini
Rancabungur.
Kepala Desa Rancabungur, Saepudin, saat membeberkan penggunaan Dana Desa 2025. (Foto: Dok. Juna).

BOGOR, Kobra Post Online – Kepala Desa Rancabungur, Kabupaten Bogor, Saepudin, membeberkan total penggunaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp1.440.003.000.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai program prioritas desa, mulai dari bidang pemerintahan, pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, hingga bantuan sosial masyarakat.

Saepudin mengatakan, penggunaan Dana Desa 2025 difokuskan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong pembangunan yang merata di lingkungan Desa Rancabungur.

“Dana Desa tahun 2025 kami gunakan untuk mendukung pembangunan dan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan secara langsung,” ujarnya.

Rancabungur
Baca juga: Kades Rancabungur Resmi Lantik Kadus 2 dan Kaur Umum, Pesan Tegas: Pahami Aturan dan Layani Warga Maksimal

Saepudin menambahkan, anggaran tersebut telah terealisasi sesuai dengan data rencana kerja tahun 2025 yang telah disusun Pemerintah Desa Rancabungur.

Selain itu, penggunaan Dana Desa tersebut juga telah dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) oleh pihak Kecamatan Rancabungur guna memastikan realisasi program berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat.

Adapun rincian penggunaan anggaran meliputi bidang pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, penanggulangan bencana, hingga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Baca juga: Pemdes Rancabungur Tetapkan 46 Calon Penerima BLT Dana Desa 2026 dalam Musdesus

Pemerintah Desa Rancabungur berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak positif, meningkatkan kesejahteraan, serta membantu kebutuhan masyarakat di berbagai sektor pembangunan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *