Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Dampak Proyek Gene Bank di RSMM Jadi Sorotan, Wali Kota Bogor Tegur Kontraktor Soal Ceceran Tanah

112
×

Dampak Proyek Gene Bank di RSMM Jadi Sorotan, Wali Kota Bogor Tegur Kontraktor Soal Ceceran Tanah

Sebarkan artikel ini
Proyek Gene Bank di RSMM Bogor Dikeluhkan, Dedie Rachim Tegur Kontraktor Soal Ceceran Tanah

BOGOR, Kobra Post Online – Komitmen Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) RI dan PT Brantas Abipraya (Persero) dalam mengantisipasi dampak lingkungan pembangunan Gene Bank Indonesia kembali menjadi sorotan. Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kondisi Jalan dr. Sumeru, Kota Bogor, yang masih dipenuhi ceceran tanah dan debu bekas aktivitas truk proyek.

Pantauan di lokasi menunjukkan jalur yang terdampak pembangunan Gene Bank Indonesia, khususnya di kawasan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, masih mengalami kerusakan pada akses keluar-masuk proyek. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan material tercecer ke badan jalan.

Situasi ini dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua saat hujan atau ketika permukaan jalan basah dan licin.

Wali Kota Bogor Minta Kontraktor Jaga Kebersihan

ceceran tanah dan jalan licin

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta pihak pelaksana proyek untuk lebih memperhatikan kebersihan kendaraan sebelum keluar ke jalan raya.

“Kami akan peringatkan. Ini kan Proyek Strategis Nasional, proyeknya pemerintah pusat, Kementerian Kesehatan RI. Tentu kami monitor. Mudah-mudahan pemborongnya terutama, tolong perhatikan kebersihan, terutama kendaraan-kendaraan yang masih berlumuran tanah, jangan turun ke jalan,” tegas Dedie kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, dampak lingkungan seperti ceceran tanah harus menjadi perhatian serius karena dapat merugikan masyarakat.

“Kenapa harus diperhatikan dampak lingkungan terutama ceceran tanah, karena nanti masyarakat dirugikan. Jalanan licin, kemudian nanti bisa terjadi kecelakaan,” tambahnya.

Dedie menegaskan akan kembali mengecek dan menegur pihak kontraktor agar aspek kebersihan dan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas.

Kemenkes: Pembersihan Rutin dan Washing Bay Sudah Disiapkan

Sementara itu, Kepala Balai Besar Biomedis dan Genomika Kemenkes RI, Indri Rooslamiati, menjelaskan bahwa pembangunan Gene Bank merupakan program nasional yang berdiri di atas lahan seluas 25 hektare.

Gedung tersebut direncanakan memiliki tujuh lantai yang akan difungsikan sebagai repositori spesimen serta laboratorium khusus genomik.

Menanggapi keluhan warga, Indri menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah mitigasi.

“Selain ada washing bay, setiap malam kami melakukan pembersihan bekerja sama dengan Damkar Kota Bogor untuk membersihkan jalanan. Kami juga memberlakukan jam kerja mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Namun ada beberapa urgensi seperti pengecoran yang tidak bisa berhenti sehingga kadang melewati pukul 22.00 WIB. Kami mohon maaf apabila memang ada ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *