Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

TPST3R MBR Panen Bawang dan Jadi Pusat Pembelajaran

5374
×

TPST3R MBR Panen Bawang dan Jadi Pusat Pembelajaran

Sebarkan artikel ini
TPST3R MBR Katulampa

Kepala Pusat Riset Mikrobiologi Terapan BRIN, Ahmad Fathoni mengatakan, pihaknya sudah melakukan sinergi dengan KWT Berkah MBR untuk mengimplementasikan apa yang sudah dihasilkan di dunia riset dan teknologi.

“Yang kita kenalkan saat ini adalah tekonologi mikroba pembenah tanah dan juga pupuk organik hayati. Untuk aplikasi ke bawang merah, ada pengurangan pupuk yang selama ini digunakan petani disubtitusi oleh teknologi kami,” kata Ahmad Fathoni.

Baca juga: KWT Kujang Kencana Babakan Pasar Makin Berkembang
Pusat Pembelajaran

Inovasi teknologi ini menjadi prototype dan role model yang nantinya bisa diaplikasikan lebih luas lagi di Kota Bogor. Tak hanya dengan KWT Berkah MBR, BRIN juga bisa berkolaborasi dengan stakeholder lainnya untuk mengembangkan inovasi teknologinya.

“Kami ingin teknologi kami bisa betul – betul dirasakan masyarakat. Ada impact lewat tagline nasional kita yakni kedaulatan pangan dan energi. Sehingga teknologi bisa tepat guna,” bebernya.

Ketua KWT Berkah MBR, Karsiati menambahkan, berawal dari sinergitas KWT dengan BRIN dan BI Jabar ini diharapkan ada solusi bagi penanaman bawang merah secara hidroponik untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Karsiati juga berharap akan ada riset lainnya untuk perkembangan KWT Berkah MBR ke depan.

Panen Bawang

KWT Berkah MBR adalah komunitas yang menjadi bagian dari TPST3R MBR, Katulampa Bogor. Menurut Ketua TPST3R MBR, Bandung Sahari, saat ini lembaganya tidak hanya sebatas mengelola sampah, melainkan juga mengembangkan pertanian perkotaan.

“Kami memanfaatkan lahan terlantar untuk bersama-sama warga di perumahan MBR mengelola sampah dari 3 RW secara terpadu,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *