Tangani Virus Corona Pemkab Bogor Gelontorkan Rp80 Miliar

oleh -1.268 views
Virus Corona
Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah untuk Penanganan Wabah Virus Corona di Gedung Tegar Beriman Cibinong. Senin (23/03/2020).

BOGOR, Kobrapostonline.com – Tangani Virus Corona Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelontorkan anggaran sebesar Rp80 miliar. Dana tersebut bersumber dari pergeseran anggaran yang ada di dinas-dinas di APBD 2020.

“Untuk pencairannya, dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dicairkan sebesar Rp20 miliar untuk kebutuhan yang sifatnya mendesak. Seperti alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis dan lainnya,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin usai Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah untuk Penanganan Wabah Virus Corona di Gedung Tegar Beriman Cibinong. Senin (23/03/2020).

Ade Yasin juga menjelaskan pencairan dana tersebut bisa dilakukan tidak lebih dari satu minggu.

“Bisa dicairkan secara bertahap. Seminggu kemudian juga sudah bisa dicairkan. Sumbernya dari pergeseran anggaran yang ada di dinas-dinas,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengaku mendukung kebijakan anggaran yang diambil Pemkab Bogor untuk penanganan virus corona.

Menurutnya, banyak anggaran dinas yang bisa digeser untuk penanganan corona. Contohnya anggaran rapat-rapat dan perjalanan dinas, karena kedua kegiatan tersebut memang tidak diperbolehkan selama pandemi corona masih menyerang.

“Segera geser APBD, khususnya terkait anggaran pelatihan di dinas. Karena kan sudah jelas instruksinya tidak boleh mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Berarti anggaran pelatihan bisa digeser dan potensinya akan cukup besar,” kata Rudy.

Baca juga : Rapid Test Covid-19 Kabupaten Bogor Dilakukan Door To Door

Bahkan, ia mengaku siap menyetujui jika nantinya ada penambahan anggaran untuk penanganan corona. Bagi Rudy, kebijakan anggaran ini penting didukung agar penanganan wabah ini bisa maksimal.

“Anggaran jangan pakai sisa BTT, jangan ditunda lagi. Hari ini pemerintah daerah menganggarkan dan besok akan langsung disetujui oleh DPRD. Kita bisa dapatkan ratusan miliar dari pergeseran anggaran, jangan pakai maksimal atau minimal. Karena kalau sekarang tidak mengambil kebijakan anggaran, ekonomi kita akan hancur,” tandasnya.

Reporter : Didon

Editor : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *