Bupati Bogor Gelar Rakor di Kecamatan Rancabungur, Bahas Penanganan Pascabanjir

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat Rakor Percepatan Penanganan Pascbanjir di Kecamatan Rancabungur. (Foto: Dok. Juna).

BOGOR, Kobra Post Online – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Kecamatan Rancabungur untuk membahas penanganan pascabanjir di sejumlah desa, Senin (11/8).

Rapat yang berlangsung di Aula Kecamatan Rancabungur itu dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran DPRD Kabupaten Bogor, UPTD PSDA Jawa Barat, Camat Rancabungur beserta jajaran, seluruh kepala desa se-Kecamatan Rancabungur, dan yang lainnya.

Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa rapat tersebut merupakan rangkaian dari peninjauan beberapa lokasi yang terdampak banjir di Kabupaten Bogor.

“Pada rapat tersebut kami sampaikan bahwa besok kami akan melakukan MoU dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BBWS, dan PSDA, maka hari ini kita bukan mencari hilirnya seperti apa, bukan hanya menangani masyarakat yang terdampak bencana seperti apa, tapi penanganan terhadap objek bencananya,” kata Rudy kepada awak media.

Baca juga: Camat Rancabungur Tinjau Penanganan Pascabanjir di Sejumlah Desa

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemkab Bogor berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatukan anggaran pendapatan belanja daerah untuk penanganan bencana alam dapat dilaksanakan dengan tuntas dan selesai.

“Tentunya kita ingin melakukan intervensi-intervensi terkait penanganan banjir, dan itu butuh kerja sama dari semua pihak,” ujarnya.

Rudy menegaskan, pihaknya akan melakukan penertiban bangunan liar yang berada di atas saluran irigasi di sepanjang wilayah Kecamatan Rancabungur. Selain itu, ia juga akan mengerahkan alat berat milik Dinas PUPR Kabupaten Bogor untuk menormalisasi situ dan sungai.

“Kami mohon maaf diawal kepada beberapa masyarakat yang memiliki bangunan di atas bantaran sungai, kami imbau untuk segera melakukan pembongkaran mandiri. Jangan karena langkah satu atau dua orang sehingga menyebabkan dampak bagi ribuan bahkan puluhan ribu masyarakat yang lain. Mengenai normalisasi sungai, sebetulnya itu kewenangannya ada di Provinsi Jawa Barat, tetapi kami sudah bersepakat untuk berkolaborasi bersama,” bebernya.

Baca juga: Pascabanjir, Polsek Rancabungur Salurkan Bantuan

Pada kesempatan itu, Bupati Bogor mengintruksikan dinas peternakan dan perikanan untuk mengecek dibeberapa instalasi balai benih ikan yang diberikan oleh Pemkab Bogor yang terkena dampak musibah banjir, salah satunya di Desa Bantarjaya Kecamatan Rancabungur.

“Beberapa indukan-indukan ikan yang kami miliki, dan bibit-bibit ikan yang kita distribusikan kepada petani-petani juga terdampak banjir, hanyut terbawa air. Namun, Pemkab Bogor segera melakukan langkah-langkah untuk dipersiapkan penggantinya,” terangnya.

Rudy memastikan warga yang terdampak bencana banjir mendapatkan bantuan berupa kasur, selimut, peralatan dan seragam sekolah, serta sembako dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Hari ini masyarakat tidak ada yang tinggal di pengungsian, namun dapur umum masih disediakan,” tuturnya.

Baca juga: Polres Bogor Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan Untuk Korban Banjir di Rancabungur

Sementara itu, Camat Rancabungur, Dita Aprilia mengatakan, semua desa di Kecamatan Rancabungur mengalami musibah banjir dan longsor, namun yang terparah terjadi di Desa Cimulang.

“Tujuh desa yang ada di Kecamatan Rancabungur semuanya terdampak, mulai dari Desa Bantarsari, Bantarjaya, Cimulang, Candali, Mekarsari, Rancabungur, dan Pasirgaok.

Menurut Dita, banjir terjadi hampir seluruhnya diakibatkan luapan aliran Sungai Cidepit. “Luapan itu mulai dari Bantarsari berimbas ke Bantarjaya dan Pasirgaok. Kemudian hilirnya di Desa Cimulang berimbas juga ke Candali,” ucapnya.