Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Semarak Semaan dan Ruwahan Akbar Pondok Pesantren Al Alawiyah

4507
×

Semarak Semaan dan Ruwahan Akbar Pondok Pesantren Al Alawiyah

Sebarkan artikel ini
Semaan dan Ruwahan
KH Muhammad Alwi mempinpin zikir dan doa. (Foto : Dok. Yaso)

Lanjut Alwi menjelaskan, semaan adalah tradisi membaca dan mendengarkan Al-Qu’ran di kalangan pondok pesantren.

“Kalau Khotmil Qur’an yaitu menghatamkan Al-Qur’an,” terangnya.

Sedangkan Ruwahan, sambungnya, sudah menjadi tradisi menjelang datangnya bulan puasa. Anak selalu mendatangi orang tuanya, atau yang muda mendatangi yang lebih tua untuk meminta maaf.

“Biasanya sambil berkunjung kepada orang tua atau yang lebih tua memberikan hadiah atau bingkisan sebagai ucapan terima kasih karena telah mendidiknya,” ujarnya.

Baca juga : Kerugian Kebakaran Kampung Cingcau Bogor Tengah Rp1 Miliar
Pondok Pesantren Al Alawiyah
KH Muhammad Alwi menyerahkan sertifikat kepada santri penghafal Al-Qur’an.

Lalu bagaimana kalau kepada yang sudah meninggal ? pimpinan pondok pesantren Al Alawiyah itu mengatakan, tentunya kepada orang tua atau sesepuh hanya bisa mendo’akan.

“Istilahnya kalau dalam bahasa Sunda kirim puji untuk Almarhum dan Almarhumah yang sudah meninggal dunia,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *