Ia mengatakan, road show di lima kota Jawa dan Bali merupakan pencapain dari sebuah pergumulan proses panjang di Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra.
“Ini pembuktian kami dalam melakukan sebuah pembelajaran yang selama ini kami lakukan di Keboen Sastra. Bagaimana kami memahami arti bersama, bagaimana kami memahami arti sebuah pertengkaran, perselisihan, perbedaan karakter dan ego,” ungkap Herie.
Semua ini, sambung Herie, melebur dalam ruang belajar dan mulai mempelajari satu sama lain. Sehingga, menjadi sebuah kekayaan dalam menciptakan sebuah karya-karya kreatif.












