Itulah kebutuhan yang mendorong desain pembangunan revitalisasi blok 1 RSUD Kota Bogor secara keseluruhan perlu segera diwujudkan. Dalam hal pendanaannya, bantuan dan dukungan Pemerintah Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagaimana yang diungkapkan Dedie Rachim, serta pihak-pihak lainnya menjadi penting dan sangat diharapkan.

Sementara itu A. Irawan, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek revitalisasi Blok 1 RSUD Kota Bogor tahap awal mengakui, di luar penyelesaian bangunan Blok 1 dan 4, masih banyak fasilitas lain yang dibutuhkan untuk mendukung operasional rumah sakit secara keseluruhan.
“Di antaranya lahan parkir kendaraan bagi pegawai maupun para pasien. Ini masih menjadi persoalan yang terus kami upayakan untuk bisa mengatasinya,” ungkapnya.
Baca juga: Revitalisasi Kantor Kecamatan Dramaga Telan Anggaran Rp7,1 Miliar

Disadari, lahan RSUD Kota Bogor relatif terbatas dan karenanya membutuhkan perluasan. Saat ini di antaranya, untuk mengatasi menciutnya sebagian lahan parkir yang tersita karena proses pembangunan revitalisasi Blok 1 RSUD Kota Bogor, maka parkir pegawai telah diarahkan ke Rusunawa Menteng.
Di samping itu juga telah disewa sebidang lahan di sekitar, untuk parkir sepeda motor pengunjung. Tampaknya, masih banyak pekerjaan rumah lain untuk mewujudkan RSUD Kota Bogor yang memiliki daya dukung sarana dan prasarana lebih lengkap. Semoga selalu ada solusi untuk menyelesaikan pekerjaan rumah itu. (Advertorial)












