Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Polisi Akhirnya Tangkap Pelaku Utama Kasus Berdarah di Kayumanis

1413
×

Polisi Akhirnya Tangkap Pelaku Utama Kasus Berdarah di Kayumanis

Sebarkan artikel ini
Polisi Akhirnya Tangkap pelaku Kasus Berdarah di Kayumanis
pelaku utama berinisial E alias Cawing (22) yang ditangkap Polresta Bogor Kota.

Menyikapi putusan PN Bogor itu, keluarga almarhum Abdullah mengaku kecewa dan berencana mengajukan banding.

“Kita akan banding, tidak pikir-pikir. Pokoknya kita akan melakukan banding saja, sampai di mana urusannya,” kata orang tua almarhum Abdullah, Yurizal (62) usai sidang.

Yurizal menyebut rencana pengajuan banding ini dilakukan lantaran keluarganya kecewa dengan vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap RNP.

Sebab, menurutnya pelaku merupakan orang yang sudah cukup umur, dan bisa dikategorikan telah dewasa.

“Kita minta keadilan. Supaya hukuman si pelaku ini biar setimpal sama perbuatannya, 15 tahun atau seumur hidup,” sebutnya.

Baca juga: Begal Motor di Tanah Sareal Ditembak Polisi Saat Berusaha Kabur

Pada kesempatan itu, Yurizal juga meminta agar penegak hukum di Negara Indonesia lebih adil. Karena, pihaknya merasa tidak terima dengan putusan terhadap pelaku yang sudah membunuh anaknya.

“Apa memang begini hukum yang berlaku di Indonesia, tumpul ke atas tajam ke bawah, itu saya pengen tahu,” tegasnya.

Diketahui, kasus pengeroyokan dengan senjata tajam yang menewaskan Abdullah terjadi pada November 2022 silam. 

Pada malam sebelum kejadian, Abdullah diketahui keluarga hendak menemui temannya yang berada di sekitar Pasar TU, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Namun, keesokan paginya, keluarga mendapat kabar bahwa anak keempat dari lima bersaudara itu sudah berada di Rumah Sakit (RS) Islam Bogor, dengan kondisi meninggal dunia.

Usut punya usut, keluarga mengetahui bahwa Abdullah menjadi korban pengeroyokan dengan senjata tajam yang dilakukan sekelompok orang.

Kasus ini pun kemudian ditangani jajaran Polresta Bogor Kota. Dan selang berjalannya waktu, pihak kepolisian berhasil menangkap satu dari dua pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Abdullah tewas, yakni RNP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *