Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Pelari Cilik Asal Cimahi, Senang Bisa Berlari dari KRB

1176
×

Pelari Cilik Asal Cimahi, Senang Bisa Berlari dari KRB

Sebarkan artikel ini
pelari cilik asal cimahi

BOGOR, Kobra Post Online – Seorang pelari cilik asal Cimahi, Allaits Ripatriady (11) dari MI Nur Al Hijrah menjadi peserta dari kategori pelajar pada Jabar 10K 2023 yang dilaksanakan di Kota Bogor, Minggu (19/3).

Allaits yang sudah tiga kali mengikuti event lari ini merasa sangat senang, karena mendapat pengalaman berbeda saat berlari dengan jarak 10 kilometer di Kota Bogor.

“Seru banget, startnya di Kebun Raya Bogor, adem dan finishnya di Kebun Raya Bogor juga, jalanya enak clear, juga aspalnya bagus tapi memang ada yang masih lengket karena baru diaspal,” katanya.

Pelari cilik asal Cimahi yang baru pertama kali berlari di Kota Bogor ini mendapat pengalaman dan pengetahuan baru, karena sepanjang rute dimeriahkan oleh cheering pelajar dan kesenian tradisional serta bisa menyaksikan bangunan-bangunan bersejarah.

“Seru banget, pemandangannya bagus, banyak yang menyemangati, rutenya juga luar biasa. Tadi ada banyak juga pelari yang capek tapi disemangatin lagi, yah seru aja gitu lah. Pengalaman yang paling berkesan itu lewat depan museum, biasanya tahu dari pelajaran, tapi sekarang lihat langsung sambil lari ada banyak museum, kantor wali kota, Istana Bogor,” ujarnya.

Meski demikian Allaits yang berhasil mencatat waktu finish 1 jam dari batas waktu 2 jam, mengakui bahwa rute yang dilalui ada berbagai tantangan karena melintasi jalur tanjakan dan turunan.

Di lokasi yang sama, Dyma ayah Allaits yang mengantar anaknya mengaku cukup tenang anaknya mengikuti event ini, karena rute yang clear sehingga tidak bersinggungan dengan kendaraan.

“Kalau saya nggak ikut lari. Saya tunggu di finish. Jadi anak saya yang lari. Tapi tenang sih tidak khawatir karena rutenya clear anaknya juga sudah pernah mengikuti beberapa event,” ujarnya.

Baca juga: Jabar Run 10K, Pelari Nikmati Udara Segar Kota Bogor

Dyma bercerita awalnya anaknya mengikuti lari adalah bermula dari hobi mendaki gunung. Untuk melatih fisik sebagai persiapan pendakian, Dyma mengarahkan sang anak untuk berlatih lari dan mengikuti event lari.

“Saya kan suka naik gunung, suka saya bawa juga anak. Ini buat menyalurkan energinya untuk latihan juga, jadi kita arahkan ke lari dianya juga suka,” katanya. Menurut Dyma, Jabar 10K yang diadakan di Kota Bogor ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi sang anak. Ia berharap event event seperti ini bisa dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *