Korban Ambruknya Majelis Taklim di Bogor Bertambah, Balita 2,5 Tahun Meninggal

Korban Ambruknya Majelis Taklim di Bogor Bertambah, Balita 2,5 Tahun Meninggal

BOGOR, Kobra Post Online – Jumlah korban jiwa akibat ambruknya bangunan Majelis Taklim di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, bertambah. Hingga Kamis (11/9/2025), tercatat lima orang meninggal dunia, termasuk seorang balita berusia 2,5 tahun.

Balita tersebut bernama Raina Najdatul Yumna, warga Kampung Mekarsari, Desa Sukaharja, Ciomas. Putri pasangan Nendi Ardian dan Siti Holidah itu meninggal setelah enam hari menjalani perawatan di RSUD Kota Bogor akibat luka parah.

Kabar duka menyelimuti warga sekitar. Kepala Desa Sukaharja, Rahmat Jebeng, hadir di rumah duka dan menyampaikan belasungkawa.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Sukaharja, saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian, Rahmat menyerahkan bantuan berupa dua karung beras dan uang tunai Rp1,5 juta kepada keluarga korban.

Baca juga: Korban Ambruk Majlis Taklim di Ciomas Bertambah Jadi 4 Orang

Ketua RT 02 RW 06 Desa Sukaharja, Saepul, juga menyampaikan belasungkawa. Ia berharap keluarga diberi kesabaran dalam menghadapi musibah ini.

Korban Ambruknya Majelis Taklim di Bogor Bertambah, Balita 2,5 Tahun Meninggal

Saepul meminta pemerintah memberi perhatian lebih. Ia berharap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan memberikan bantuan nyata kepada keluarga korban.

Musibah itu terjadi saat warga menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW di bangunan Majelis Taklim. Bangunan tiba-tiba ambruk dan menimpa jamaah. Puluhan orang terluka, sementara beberapa lainnya meninggal dunia.

Hingga kini, kepolisian dan tim BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan pendataan dan evakuasi. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi bangunan tempat kegiatan keagamaan agar kejadian serupa tidak terulang.