Scroll untuk baca artikel
Nasional

Komisi VII DPR RI Sambangi Museum Bumi Ageung Batutulis

413
×

Komisi VII DPR RI Sambangi Museum Bumi Ageung Batutulis

Sebarkan artikel ini

Dedie Paparkan Destinasi Wisata Kota Bogor

Komisi VII DPR RI Sambangi Museum Bumi Ageung Batutulis, Dedie Paparkan Destinasi Wisata Kota Bogor

BOGOR, Kobra Post Online – Museum Bumi Ageung Batutulis yang berlokasi di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor menjadi sasaran kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi VII pada Senin (8/9).

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, hadir bersama sejumlah legislator seperti Putra Nababan, Maria Lestari, Ilham Permana, Rico Menoza, Erna Saridewi, Muhammad Hatta, Dina Lorenza, Tifatul Sembiring, dan Siti Mukaromah.

Kehadiran para wakil rakyat ini mendapat pendampingan dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menegaskan bahwa Bogor memiliki potensi besar di sektor pariwisata, baik dari aspek sejarah, budaya, maupun alam. 

Menurutnya, dukungan infrastruktur, promosi, dan sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar potensi itu bisa berkembang optimal.

Komisi VII DPR RI Sambangi Museum Bumi Ageung Batutulis, Dedie Paparkan Destinasi Wisata Kota Bogor
Baca juga: Polemik Pembangunan Bumi Ageung Batutulis

“Kota Bogor adalah daerah yang kaya akan sejarah, budaya, dan alam. Museum Bumi Ageung Batutulis ini salah satu buktinya. DPR RI tentu mendorong agar potensi wisata di Kota Bogor bisa berkembang, bukan hanya untuk wisata lokal tetapi juga mampu menarik wisatawan mancanegara,” ujar Saleh.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya mengembangkan wisata berbasis sejarah, budaya, dan alam secara terintegrasi.

“Kami sengaja menghadirkan Bumi Ageung Batutulis, yang dulunya merupakan bangunan SD Batutulis. Tempat ini kami revitalisasi untuk mendukung keberadaan Prasasti Batutulis sebagai ikon wisata sejarah di Kota Bogor,” jelas Dedie.

Dalam paparannya, Pemkot Bogor menyampaikan sejumlah potensi wisata yang sedang dan akan terus dikembangkan, di antaranya, Kampung Wisata di Bogor Selatan, dengan situs bersejarah seperti batu conggrang, batu dakon, dan sumur tujuh warga pati. Kampung Tematik seperti kampung pertanian, batik, perca, kriya, dan kampung berisik (produsen ketel), Cagar Budaya, sekitar 200 bangunan bersejarah termasuk Istana Bogor, kawasan Surya Kencana, dan jalur posweg. Wisata Alam, seperti Situ Gede dan kawasan sawah Mulyaharja. Museum, Kota Bogor memiliki tujuh museum unggulan, mulai dari Museum Zoologi hingga Museum PETA. Wisata Edukasi, melalui perpustakaan pertanian terbesar di Asia dan galeri hortikultura terbesar di Asia.

Baca juga: Pembangunan Bumi Ageung Batutulis Tidak Mencerminkan Jati Diri Kasundaan

Pemkot Bogor juga menyoroti tantangan pariwisata, terutama menurunnya tingkat okupansi hotel akibat efisiensi kegiatan pemerintah pusat dan rencana pemindahan ibukota ke IKN.

Komisi VII DPR RI Sambangi Museum Bumi Ageung Batutulis, Dedie Paparkan Destinasi Wisata Kota Bogor

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Pemkot Bogor berharap adanya dukungan dari DPR RI dan pemerintah pusat.

Langkah-langkah strategis sedang dilakukan, seperti pembukaan akses menuju Cifor (Citeureup Forest Research) sebagai destinasi wisata penelitian siput, hingga peningkatan aksesibilitas ke kawasan wisata Mulyaharja.

“Kami berharap dukungan dari DPR RI dan Kemenparekraf agar Bogor bisa terus berbenah, mendiversifikasi target pasar, dan menjadikan Kota Bogor sebagai destinasi wisata sejarah, budaya, dan alam yang representatif,” pungkas Dedie.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam memperkuat pariwisata Kota Bogor sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *