Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

KKKS Kecamatan Rancabungur Gelar Sosialisasi Aplikasi SIKASI, AI, dan Program Jabar Beraksi

406
×

KKKS Kecamatan Rancabungur Gelar Sosialisasi Aplikasi SIKASI, AI, dan Program Jabar Beraksi

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi Aplikasi SIKASI, AI, dan Program Jabar Beraksi. (Foto: Dok. Juna).

BOGOR, Kobra Post Online – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor menggelar sosialisasi Aplikasi SIKASI, Artificial Intelligence (AI), dan program Jawa Barat (Jabar) Beraksi di SDN Bantarkambing 03 pada Selasa (11/11).

Sosialisasi ini diikuti oleh 35 peserta SD negeri dan 12 peserta SD swasta, terdiri dari kepala sekolah dan operator sekolah.

Pengawas Pembina SD Kecamatan Rancabungur, Nanik Desimiati, menyampaikan bahwa Aplikasi SIKASI ini merupakan aplikasi yang membantu proses Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kemudian, pada sosialisasi ini juga memperkenalkan Gemini AI sebagai salah satu solusi dalam mendukung pembelajaran.

“Sedangkan program Jabar Beraksi itu hal-hal yang dilaporkan oleh kepala sekolah atau sekolah tentang pembelajaran mendalam. Kemudian, tentang pelaksanaan pelatihan kecerdasan artificial, rapor pendidikan, gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, Dapodik, dan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB),” kata Nanik kepada Kobra Post Online disela-sela sosialisasi.

Baca juga: Kecamatan Rancabungur Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025: Teladani Semangat Juang Para Pahlawan

Menurut Nanik, Aplikasi SIKASI dapat mempermudah transaksi dan pelaporan Dana BOS oleh sekolah. Sedangkan Gemini AI, dapat digunakan kepala sekolah serta guru untuk mempermudah proses pembelajaran di kelas, baik pembuatan perangkat maupun media pembelajaran.

“Kalau Jabar Beraksi, program ini setiap sekolah kerja bareng, kemudian mengakselerasi sekolah impian. Jadi, mempercepat sekolah impian dengan melaksanakan lima hal, yakni pembelajaran mendalam, kecerdasan artificial, rapor pendidikannya diperbaiki, data Dapodik diperlengkap, dan SPMBnya lebih ditegaskan serta diefektifkan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KKKS Kecamatan Rancabungur, Sobirin mengatakan bahwa sosialisasi ini terdapat tiga pemateri, di antaranya manajer BOS, Pengawas Pembina SD KecamatanRancabungur, dan Unit Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah mereka dapat memberikan ilmu-ilmu kepada para peserta semua, mulai dari pemanfaatan Aplikasi SIKASI, AI, dan program Jabar Beraksi,” katanya.

Baca juga: Reses Anggota DPRD, Kecamatan Rancabungur Kembali Usulkan Pembangunan SMPN 2 Rancabungur hingga Alun-alun

Dengan adanya Aplikasi SIKASI, Sobirin berharap dapat memberikan kemudahan kepada sekolah untuk pembelanjaan Dana BOS.

“Jadi, kepala sekolah atau bendahara tidak lagi harus datang ke bank, namun bisa melalui aplikasi tersebut pembelanjaannya. Saya berharap nantinya ada perubahan, tentunya dapat memberikan kemudahan-kemudahan untuk sekolah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *