Scroll untuk baca artikel
Sorot Desa

Desa Cimulang Bangun Jalan Penghubung 2 Kecamatan Gunakan Samisade

1004
×

Desa Cimulang Bangun Jalan Penghubung 2 Kecamatan Gunakan Samisade

Sebarkan artikel ini
desa cimulang.
Camat Rancabungur, Dita Aprilia, didampingi Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat, memonitoring jalan penghubung yang akan dibangun. (Foto: Dok. Junaedi-kobrapostonline.com).

BOGOR, Kobra Post Online – Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, melaunching program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang direalisasikan dalam pembangunan betonisasi jalan menghubungkan dua kecamatan.

Hadir dalam launching Samisade yaitu aparatur kecamatan, BPD, kepala dusun (kadus), pendamping desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, beserta jajaran RT RW, tokoh masyarakat dan aparatur desa.

Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat mengatakan, kegiatan pembangunan ini dilaunching langsung oleh Camat Rancabungur, Dita Aprilia.

Samisade ini, sambung Cecep, sebelumnya telah dituangkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan telah disepakati bersama.

“Betonisasi jalan ini akan menghubungkan tiga desa dan dua kecamatan. Diantaranya Desa Cimulang, Candali, dan Pabuaran. Sedangkan kecamatan yakni Kecamatan Rancabungur dan Kemang,” kata Cecep kepada Kobra Post Online di lokasi pembangunan, Kamis (10/8).

Baca juga: Program Samisade, Desa Cimulang Rancabungur Bangun Jalan Sepanjang 1,2 KM

Cecep menjelaskan, pengerjaan pembangunan infrastruktur betonisasi jalan ini berlokasi di Kampung Cibarengkok RW 06, Desa Cimulang. Adapun anggaran yang dikucurkan yakni tahap I Rp 595.239.861, tahap II Rp 396.826.574 dengan total keseluruhan mencapai Rp 992.066.435.

“Volume pekerjaan betonisasi jalan ini dengan panjang 1.143 meter, lebar 3 meter dan tebal 17 centimeter. Pembangunan ini juga dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat Desa Cimulang,” ungkapnya.

Ia berharap dengan kegiatan pembangunan infrastruktur ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dari tiga desa. Sehingga dapat meningkat perekonomian dan dapat mengantisipasi hal-hal yang bersifat siaga.

“Lahan yang dibangun yaitu milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. Kita sudah berikan surat pemberitahuan pelaksanaan pembangunan betonisasi jalan ini,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *