Scroll untuk baca artikel
Sorot Desa

Desa Bantarsari Bangun Jalan dan TPT di 3 Lokasi

1397
×

Desa Bantarsari Bangun Jalan dan TPT di 3 Lokasi

Sebarkan artikel ini
desa bantar.
Launching Samisade Bantarsari. (Foto: Dok. Juna-kobrapostonline.com).

BOGOR, Kobra Post Online – Memanfaatkan bantuan keuangan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) 2023 dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Desa Bantarsari Kecamatan Rancabungur bangun jalan dan tembok penahan tanah (TPT) di 3 lokasi.

Kepala Desa Bantarsari, H. Lukmanul Hakim menjelaskan, dari 3 titik lokasi itu di antaranya betonisasi jalan desa dan TPT di Kampung Baresga RT 01 RW 02. Kemudian, betonisasi jalan dan TPT di wilayah Kampung Babakan Tua RT 02 RW 04. Dan titik terakhir di Kampung Bojong Tengah RW 06 yaitu betonisasi jalan poros dusun.

“Untuk betonisasi jalan desa dan TPT di Kampung Baresga anggarannya sebesar Rp 320 juta. Sedangkan di Kampung Babakan Tua dialokasikan dana senilai Rp 300 juta. Kemudian untuk betonisasi jalan poros dusun di Kampung Bojong Tengah sebesar Rp 380 juta,” jelas H. Lukman kepada Kobra Post Online di Kantor Desa Bantarsari, Selasa (15/8).

Ia menyebutkan, Samisade 2023 yang diterima Desa Bantarsari penuh sebesar Rp 1 miliar. Untuk status tanah jalan di RW 04 dan 02, lanjutnya, adalah hibah dari masyarakat.

“Alhamdulillah tahun 2023 Desa Bantarsari mendapatkan full Rp 1 miliar. Di RW 04 dan RW 02 kita membuka akses jalan, agar bisa masuk mobil. Mereka (warga) menyampaikan aspirasi ingin jalan itu bisa masuk mobil,” katanya.

desa bantar
Peninjauan pembangungan TPT dan jalan.
Baca juga: Milad Desa Bantarsari ke 37, Tebar Reward Hingga Tiket Umroh

Kades Bantarsari itu mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah melanjutkan program Samisade sejak tahun pertama 2020 hingga 2023 ini.

“Bantuan keuangan ini sangat diperlukan. Terbukti bahwa dengan adanya program Samisade, infrastruktur desa sangat luar biasa. Jadi masyarakat dapat menikmati program ini dan manfaatnya memperlancar mobilitas warga, contohnya membawa orang sakit,” ucapnya.

Ia menuturkan, mayoritas pembangunan ini di atas tanah hibah masyarakat. Sejak tahun pertama, Desa Bantarsari dapat hibah dari masyarakat mencapai 4.000 meter.

Menurut H. Lukman, melalui program Samisade pihak desa bisa memberdayakan masyarakat sekitar. Dimulai dari RT hingga warga ikut bekerja dalam pembangunan jalan itu. “Alhamdulillah tadi kita lihat mulai dari Pak RT sampai masyarakat ikut bekerja. Di tempat lain juga sama, jadi program ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *