Camat dan Lurah Kota Bogor Akan Jadi Penari di Festival Budaya Aceh

oleh -1.932 views
berlatih tari saman
Camat dan Lurah berlatih Tari Saman di Rumah Dinas Wali Kota Bogor

BOGOR, Kobrapostonline.com – Enam Camat dan sebelas Lurah di Kota Bogor bakal membuat kejutan yakni akan tampil diatas pentas menari khas Aceh yaitu Tari Ratoh Jaroe dalam ajang Festival Budaya Aceh yang akan di gelar di Plaza Balaikota Bogor, Sabtu (19/10/2019).

Sebelum tampil Sabtu nanti, para Camat dan Lurah itu kini terus berlatih setiap malam di Rumah Dinas Walikota Bogor, dibawah bimbingan pelatih tari asal Aceh. 

Enam Camat dan 11 Lurah yang akan melakukan unjuk kebolehan menari Saman yaitu  Lurah Sukasari, Sindangrasa, Panaragan, Pabaton, Bantarjati, Bubulak, Babakan, Gudang, Sempur, Babakan Pasar dan Lurah Batutulis.

Festival Budaya Aceh diselenggarakan Pemerintah Aceh bersama Taman Iskandar Muda (TIM) Cabang Bogor. Kegiatan satu hari penuh tersebut rencananya dibuka oleh Ir. Nova Iriansyah Plt. Gubernur Aceh didampingi istri, Dr. Ir. Dyah Erti Iswati MT.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal, S.STP, M.Si, mengatakan acara tersebut sebagai bentuk pertukaran kebudayaan Aceh dan Sunda. Dua daerah ini secara garis global punya hubungan sejarah yang kuat sejak dahulu sampai kini.

Camat dan Lurah
Enam Camat dan sebelas Lurah di Kota Bogor berlatih Tari Saman setiap malam di Rumah Dinas Wali Kota Bogor

Adapun salah satu contoh kebudayaan tersebut, kata Almuniza, hingga saat ini orang Sunda masih menjaga makam pejuang nasional asal Aceh, Cut Nyak Dien karena begitu kuatnya ajaran Cut Nyak Dien terkait keagamaan sehingga menancap dihati orang-orang Sunda.

“Karena ajaran budi, kasih sayang, dan nilai-nilai keislaman yang kuat sehingga budaya itu pula akhirnya Cut Nyak Dien ditabalkan sebagai Ibu Prabu, atau ibu Suci di tanah Pasundan ini,” jelas Almuniza usai memimpin rapat evaluasi Festival Budaya Aceh di ruang rapat Kecamatan Bogor Tengah, 9  Oktober 2019 lalu.

Baca juga : Kadisdik Kota Bogor Kumpulkan 36 PKBM

Almuniza menyampaikan bahwa, dalam festival tersebut nantinya akan ditampilkan berbagai ragam kebudayaan Aceh mulai dari penyajian aneka kuliner Aceh, kerajinan, dan pertunjukan seni.

Sementara, Ketua TIM Cabang Bogor, Tjut St Z Sonia Betlia mangatakan, acara tersebut akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga malam. Dengan target akan dihadiri 40 persen warga Aceh di Jabodetabek, dan 60 persen masyarakat dari Jawa Barat, termasuk dari Kota Bogor.

“Diharapkan, Festival Budaya Aceh itu mendapatkan sambutan hangat dari berbagai kalangan di Bogor khususnya, dari masyarakat Aceh yang ada diwilayah Jabodetabek maupun diperantauan,” jelas Tjut.

Selain ragam kebudayaan, Festival Budaya Aceh juga akan menghadirkan lomba memasak Mie Aceh dan lomba memasak Kuah Si Itek, yang akan dinilai oleh presenter kuliner disalah satu televisi ternama, Benu Beulo.

“Kedua lomba itu, akan diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor dan masyarakat Aceh dari Jabodetabek,” pungkasnya.

Reporter : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *