Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Bulog Dramaga Bogor Sediakan Stok 7.000 Ton Beras Per Bulan

37
×

Bulog Dramaga Bogor Sediakan Stok 7.000 Ton Beras Per Bulan

Sebarkan artikel ini
bulog dramaga
Ketersediaan stok beras di Gudang Bulog Dramaga.

BOGOR, Kobra Post Online – Kepala Cabang Perusahaan Umum (Perum) Bulog Dramaga Kabupaten Bogor, Yanto Nurdiyanto mengatakan untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat pihaknya telah menyediakan stok sebanyak 7.000 ton setiap bulannya.

“Bulog Dramaga setiap bulan mengalokasikan beras sebanyak 7.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga wilayah, di antaranya Kota dan Kabupaten Bogor, serta Kota Depok,” kata Yanto saat ditemui Kobra Post Online di kantornya, Rabu (15/5).

Yanto menjelaskan, dari ketersediaan beras per bulan 7.000 ton itu dialokasikan untuk kebutuhan bantuan pangan sebanyak 5.700 ton, dan sisanya 1.300 ton bagi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Ketersediaan beras sebanyak 7.000 ton yang ada di Gudang Bulog Dramaga Bogor ini setiap bulannya dipasok dari Cabang Bulog Jawa Barat, Kota Bandung,” jelasnya.

bulog dramaga.
Kepala Cabang Perusahaan Umum (Perum) Bulog Dramaga Kabupaten Bogor, Yanto Nurdiyanto.
Baca juga: Stok Beras di Gudang Bulog Dramaga Bogor Dipastikan Aman

Ia menuturkan, dengan kondisi saat ini Bulog terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan melakukan survei harga pasaran dan ketersediaan barang. Sebab, menurutnya lonjakan harga bahan pokok tidak dapat diprediksi, sehingga terjadinya kelangkaan barang.

“Saat ini harga eceran beras tertinggi berkisar antara 10 hingga 12 ribu per kilogram. Kami selalu melakukan pemantauan penjualan beras di setiap pasar,” tuturnya.

Yanto Nurdiyanto menyebutkan, pihaknya juga tengah meningkatkan pelayanan pendistribusian beras kepada desa dan kelurahan yang mendapatkan bantuan sosial (bansos).

“Kita pastikan beras tetap stabil untuk mengimbangi pasokan harga pangan di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor termasuk Depok yang merupakan jalur pendistribusian dari cabang Bulog Dramaga Bogor,” ungkapnya.

Baca juga: Stok Pangan di Pasar Tradisional dan Ritel Kota Bogor Dipastikan Aman

Menurutnya, masyarakat lebih banyak memburu beras SPHP karena harga yang lebih murah dengan kualitas cukup baik.

“Sehingga meski terjadi kenaikan harga beras di pasaran, masyarakat tetap bisa membeli beras SPHP ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *