Aksi Gercep DLH Kabupaten Bogor Lakukan Operasi Bersih Sampah di Aliran Sungai Kalibaru Timur

Aksi Gercep DLH Kabupaten Bogor Lakukan Operasi Bersih Sampah di Aliran Sungai Kalibaru Timur

BOGOR, Kobra Post Online – Bidang Pengelolaan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor melakukan aksi gerak cepat terkait adanya tumpukan sampah di sepanjang aliran sungai Kalibaru Timur, dengan menerjunkan 25 unit armada truk pengangkut sampah beserta krunya. Dan menggunakan alat berat jenis Excavator jenis long arm dari Dinas PUPR, juga mengerahkan 30 orang Satuan tugas Patroli Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor serta 10 orang personil dari PSDA.

Aksi Gercep DLH Kabupaten Bogor Lakukan Operasi Bersih Sampah di Aliran Sungai Kalibaru Timur

Tumpukan sampah disebabkan banyak material pohon bambu yang terkena longsoran. Tumbangan pohon serta sampah yang dibuang secara sembarangan ke sungai menimbulkan tumpukan serta kepadatan sampah, sehingga menyulitkan petugas untuk mengangkatnya dan harus menggunakan alat berat jenis long arm karena lokasi di bawah dan sulit dilakukan secara manual.

Hadir pada kegiatan operasi bersih tersebut Kepala UPT I Pengelolaan sampah wilayah I Cibinong, Sub Koordinator Tim Penanganan Sampah Bidang Pengelolaan Persampahan, Lurah Cibinong pun turut hadir. Selain itu, para Kepala UPT Pengelolaan Sampah turut serta membantu dalam penyediaan truk pengangkut sampah serta instansi lainnya yang membantu untuk kelancaran kegiatan operasi bersih tersebut.

Baca juga: Sambut Hari Sumpah Pemuda, Kecamatan Rancabungur Bersih-bersih Kali Cidepit

Kegiatan Operasi bersih ini dilakukan pada Minggu, 26 November 2023. Meskipun pelaksanaan di hari libur, para pejuang lingkungan tetap semangat untuk mengatasi masalah sampah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat berdampak pada masyarakat di aliran Sungai Kalibaru Timur.

Aksi Gercep DLH Kabupaten Bogor Lakukan Operasi Bersih Sampah di Aliran Sungai Kalibaru Timur

Dengan adanya pengawasan secara bersama-sama masyarakat dan pemangku wilayah diyakini dapat meminimalisir timbulnya sampah liar yang dibuang ke sungai, karena urusan sampah adalah tanggung jawab kita semua dan memerlukan kesadaran yang tinggi untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat dan juga bersama-sama untuk mengatasi timbulan sampah apapun baik yang ditimbulkan karena manusia maupun dampak dari alam. (Advertorial)