BOGOR, Kobra Post Online – SMK Golden, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peringatan Hari Kartini, market day, serta kunjungan pembelajaran observasi dari Zwijsen College, Belanda.
Kegiatan ini berlangsung semarak dengan melibatkan seluruh siswa dari berbagai jurusan. Tiga agenda utama tersebut dilaksanakan secara terpadu sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik dan penguatan wawasan global. Sementara itu, program observasi bersama Zwijsen College berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (24–25 April 2026).
Kepala SMK Golden, Maya Rismayanti, melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Imam Syahrul, menjelaskan bahwa market day menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran siswa kelas XII.
“Hari ini ada tiga agenda kegiatan, yaitu Kartini, market day, dan pembelajaran observasi. Untuk market day, ini merupakan bagian dari pembelajaran kelas XII sebagai rangkaian ujian. Di sana siswa mempresentasikan perhitungan laba rugi serta strategi promosi, sehingga menjadi bentuk pembelajaran nyata yang aplikatif,” ujar Imam kepada Kobra Post Online, Sabtu (25/4).

Baca juga: Meriah! Permainan Tradisional Warnai Class Meeting SMK Golden
Dalam peringatan Hari Kartini, siswa menampilkan beragam kreativitas, mulai dari tari tradisional, menyanyi solo, fashion show, hingga tari modern. Seluruh siswa tampak kompak mengenakan busana kebaya dan batik dengan ciri khas masing-masing, mencerminkan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
“Seluruh siswa dari semua jurusan terlibat aktif. Ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus melestarikan budaya,” tambahnya.

Sementara itu, dalam kegiatan observasi, pihak sekolah memperkenalkan sistem pembelajaran di Indonesia, khususnya di SMK Golden, kepada delegasi Zwijsen College. Para tamu juga diajak mengunjungi berbagai lokasi edukatif, termasuk pengenalan Prasasti Ciaruteun sebagai ikon sejarah, serta kunjungan ke kampung industri untuk melihat langsung proses produksi makanan tradisional seperti dodol dan rangginang.
“Di kampung industri, mereka tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba proses pembuatan hingga membeli produk. Ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan bahwa Indonesia kaya akan budaya,” jelas Imam.

Baca juga: Keren, SMK Golden Aktifkan Kembali 2 Program Bakti Sosial
SMK Golden mengaku bangga menjadi salah satu sekolah yang dipilih sebagai lokasi kunjungan internasional. Kegiatan ini dinilai sebagai peluang untuk memperkenalkan budaya lokal Rancabungur ke kancah global, termasuk ragam kuliner tradisional Indonesia.
Imam berharap, melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, siswa dapat memahami bahwa pembelajaran terbaik adalah yang bersifat nyata dan kontekstual.
“Market day mengajarkan praktik langsung dunia usaha, sementara peringatan Hari Kartini dan kegiatan observasi memperluas wawasan budaya dan internasional siswa. Ini menjadi bekal penting bagi mereka ke depan,” pungkasnya.












